“Transformasi pertanian hanya bisa terjadi jika air tersedia. Tahun ini kita mulai menemukan solusi teknologinya,” ujar Anton.
Peternakan dan Perikanan Didorong Terintegrasi
Di sektor peternakan, Pemkab Flores Timur mengembangkan Big Push Peternakan Modern Terintegrasi melalui usaha pembibitan sapi di lahan seluas 200 hektare di Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga, serta pembibitan ayam di Adonara Timur.
Sementara itu, sektor perikanan diperkuat melalui pengadaan 15 unit kapal motor nelayan di bawah 2 GT, lengkap dengan alat tangkap, serta penguatan kapasitas 87 kelompok nelayan melalui pelatihan dan pendampingan usaha.
Kampung Nelayan dan Hilirisasi Komoditas
Program Kampung Nelayan Lompatan Jauh mulai diwujudkan melalui pengadaan lahan seluas 1.000 meter persegi di Mudakeputu. Selain itu, Pemkab juga mendorong hilirisasi ekonomi lewat Pabrik Pengolahan Komoditi Strategis, termasuk pembangunan rumah produksi kelapa, fasilitasi sertifikasi halal IKM, bantuan alat produksi, serta penguatan Indikasi Geografis kain tenun Flores Timur.
Baca Juga: Kuota Diskon Tiket Kapal PELNI Tersisa 32 Persen, Dukung Mobilitas Natal dan Tahun Baru 2026
Event Pariwisata Premium Dorong Ekonomi Kreatif