news

Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter, Dua WNA China Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

Rabu, 15 Juli 2026 | 23:04 WIB
Korban dievakuasi petugas SAR gabungan menuju ambulans setelah ditemukan meninggal dunia, selanjutnya dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk penanganan medis. (Foto SAR)

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO- LABUAN BAJO – Tim SAR Gabungan menemukan korban kedua wisatawan asal China yang tenggelam saat snorkeling di Perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/7/2026).

Korban ditemukan di dasar laut dengan kedalaman 23 meter dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan korban kedua mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan sejak siang.

Jenazah kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum diserahkan kepada tim medis di RSUD Komodo untuk penanganan lebih lanjut.

 

Baca Juga: Kronologi Penumpang Diduga Terjun dari KM Lambelu, Kapal Sempat Putar Haluan Cari Korban



Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan kedua korban merupakan warga negara China bernama Guo Xingyou dan Sha Gingyang.

Keduanya melakukan aktivitas snorkeling di Perairan Pulau Kelor sekitar pukul 12.00 Wita.

"Informasi dari Koordinator Pos SAR Manggarai Barat menyebutkan kedua korban sedang snorkeling ketika gelombang tinggi datang dan menghantam mereka hingga tenggelam," kata Fathur Rahman.

 

Baca Juga: Perselisihan Antardua Kelompok di Sikka Berakhir Tragis, Satu Orang Meregang Nyawa



Sekitar pukul 12.45 Wita, Guo Xingyou ditemukan dalam kondisi tidak sadar. Wisatawan di sekitar lokasi bersama Tim SAR Gabungan langsung memberikan resusitasi jantung paru (RJP) selama perjalanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Setelah tiba di RSUD Komodo, tim medis memberikan penanganan lanjutan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pencarian terhadap Sha Gingyang terus dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

 

Baca Juga: Kabar Baik untuk Nelayan, Pemerintah Tetapkan BBM Rp15.000 per Liter bagi Kapal 30–200 GT

 

Tim SAR Gabungan juga berkoordinasi dengan nelayan serta unsur terkait untuk memperluas area pencarian.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 16.44 Wita. Korban kedua ditemukan pada koordinat 8°32'50.59" LS dan 119°49'7.15" BT di kedalaman 23 meter, sekitar 0,21 nautical mile dari lokasi awal kejadian, dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah proses evakuasi selesai.

Halaman:

Tags

Terkini