news

TPS Liar Menjamur di Jalur Menuju Bandara Larantuka, Pampers Bayi dan Pembalut Wanita Berserakan di Tepi Jalan, DLH Flores Timur Turun Membersihkan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:32 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup Flores Timur bersama personel TNI mengangkut tumpukan sampah dan membongkar TPS liar di jalur menuju Bandara Gewayantana Larantuka, Kamis (13/8/2026). (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA,— Jalur menuju Bandara Gewayantana Larantuka kembali dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang di sejumlah titik sepanjang Pantai Meting Doeng, kawasan tambak sebelum memasuki Watowiti, hingga ruas jalan menuju bandara.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur membongkar sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) liar dan mengangkut limbah yang berserakan di tepi jalan, Kamis (13/8/2026).

Petugas menemukan berbagai jenis sampah domestik, mulai dari pampers bayi, pembalut wanita, plastik, hingga limbah rumah tangga lainnya.

 

Baca Juga: Eros Lamadoken Hidupkan Jejak Perlawanan Leluhur Adonara Lewat Film Pendek Jelang HUT Ke-81 RI

 

 

Pembersihan dilakukan pada ruas jalan dari kawasan Pura Weri hingga area tambak menuju bandara, yang selama ini berulang kali menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi bakti lingkungan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

DLH melibatkan personel TNI dan seluruh jajaran pegawai, baik yang bertugas di kantor maupun di lapangan, untuk mengangkut sampah, membersihkan semak, dan menata kembali area yang dipenuhi limbah.

 

 

Baca Juga: Survei IPO Tempatkan Teddy Indra Wijaya sebagai Pejabat Kabinet dengan Citra Publik Terbaik



Salah satu staf DLH Flores Timur, Oshin Rosalia, ikut turun langsung mengangkat sampah dari lokasi pembuangan liar.

Menurut dia, kondisi di lapangan menunjukkan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terus terjadi meski kawasan tersebut telah beberapa kali dibersihkan.

“Kami sendiri ikut mengangkut sampah di lokasi. Setiap kali dibersihkan, tidak lama kemudian kembali dipenuhi sampah rumah tangga, termasuk pampers bayi dan pembalut wanita,” kata Oshin.

Halaman:

Tags

Terkini