news

Basarnas: Korban Gempa M7,7 Nagekeo Jadi 90 Orang, Operasi SAR Masih Berlangsung

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:52 WIB
Tim SAR gabungan Basarnas melakukan pencarian dan evakuasi korban di reruntuhan bangunan pascagempa magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

 

 

REPORTASENTT.COM, - Operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak.

Basarnas memperkuat operasi dengan tambahan personel, helikopter, kapal SAR, dan peralatan pendukung untuk mempercepat evakuasi korban.

Gempa terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

 

Baca Juga: Gempa M7, 7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

 

Sejumlah daerah di Pulau Flores mengalami kerusakan bangunan, longsor, dan gangguan akses transportasi akibat guncangan kuat tersebut.

Direktur Kesiapsigaan Basarnas, Noer Isrodin, mengatakan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi di berbagai lokasi terdampak.

Prioritas utama diarahkan pada penyelamatan korban yang masih mungkin ditemukan dalam periode 72 jam pertama pascagempa.

 

 

Baca Juga: Viral Video Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tangkap Tiga Pria di Manggarai Barat



“Kami memaksimalkan periode golden time 72 jam pascakejadian agar peluang penyelamatan korban dapat ditingkatkan. Seluruh tim SAR masih bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi,” kata Noer, Sabtu (15/8).

Basarnas juga mengerahkan dukungan tambahan dari Kantor Pusat. Helikopter Basarnas telah tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan dijadwalkan mulai mendukung operasi di wilayah terdampak pada Minggu (16/8) pagi.

Sementara itu, KN SAR Puntadewa yang bergerak dari Maumere telah tiba di pelabuhan tujuan untuk memperkuat evakuasi serta distribusi bantuan SAR.

Halaman:

Tags

Terkini