news

Gempa Flores Hari Kelima, SAR Evakuasi Lansia Diduga Alami Fraktur Tengkorak

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:43 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi warga terdampak gempa menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

REPORTASENTT.COM, MANGGARAI TIMUR — Operasi pencarian dan pertolongan hari kelima pascagempa magnitudo 7,7 di Pulau Flores masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak. Tim SAR Gabungan mengerahkan personel untuk penyisiran lokasi, evakuasi medis, serta dukungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Di Manggarai Timur, sebuah helikopter Dauphin Basarnas tiba pada Selasa (19/8/2026) sekitar pukul 11.15 WITA untuk menjalankan evakuasi medis terhadap seorang warga lanjut usia.

Warga tersebut diketahui bernama Adelina Ndimas, 77 tahun, dari Desa Golowontong, Kampung Liang Dalo, Kecamatan Lamba Leda Utara.

 

 

Baca Juga: PRI NTT Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur



Kondisi Adelina memerlukan penanganan lebih lanjut setelah Tim Medis Kementerian Kesehatan menduga korban mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang dasar tengkorak.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan evakuasi dilakukan dari Posko Medis Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, menuju RSUD Pratama Komodo di Labuan Bajo.

“Korban dievakuasi menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo,” kata Yudhi.

 

Baca Juga: Hari Keempat Operasi SAR Gempa Flores, 70 Orang Meninggal dan 608 Korban Terdata



Dalam penerbangan tersebut, korban didampingi seorang anggota keluarga untuk menjalani penanganan medis di rumah sakit rujukan.

Yudhi mengatakan dukungan SAR terhadap penanganan korban bencana masih dilakukan bersama unsur kesehatan di wilayah terdampak, termasuk melalui evakuasi medis.

“Tim SAR Gabungan senantiasa terus melaksanakan evakuasi medis untuk membantu Tim Kementerian Kesehatan,” kata Yudhi.

 

Baca Juga: Ekonomi Flores Timur Tumbuh 4,98 Persen, Bupati Dorong Lompatan Produktivitas dan Pembukaan Lapangan Kerja



Di lokasi lain, personel SAR melakukan penyisiran bangunan yang runtuh di sekitar Kampung Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur. Dari penyisiran tersebut, tim belum menemukan korban.

Penyisiran serupa dilakukan di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Sampai laporan terakhir diterima, tidak terdapat temuan korban maupun permintaan evakuasi medis dari wilayah tersebut.

Di Riung, Kabupaten Ngada, personel SAR melakukan penyisiran sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat. Kegiatan tersebut belum menemukan korban dan tidak menerima permintaan evakuasi medis.

 

Baca Juga: Warga Elar di Manggarai Timur Terjebak Keterbatasan Pascagempa, Bantuan dan Pemerintah Belum Tiba

Halaman:

Tags

Terkini