REPORTASENTT.COM- Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma kembali mengirimkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman dilakukan melalui jalur udara menuju sejumlah wilayah di Flores.
Pada Rabu (19/8), lima sorti penerbangan pesawat TNI AU membawa bantuan dengan total berat 63 ton. Pengiriman tersebut diarahkan ke Labuan Bajo dan Maumere sebagai dua titik distribusi utama untuk selanjutnya diteruskan ke wilayah terdampak.
Rangkaian pengiriman dari Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo dilakukan menggunakan pesawat Airbus A400M dengan muatan 20 ton. Pesawat lainnya pada rute yang sama mengangkut 11 ton bantuan.
Sementara itu, tiga penerbangan menuju Maumere membawa bantuan masing-masing 10 ton, 10 ton, dan 12 ton. Logistik yang dikirim mencakup sembako, mi instan, makanan siap saji, minyak sawit, alat penjernih air, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
BNPB juga mengerahkan bantuan yang bersumber dari dana siap pakai (DSP) untuk memperkuat distribusi ke Flores. Sebanyak sembilan sorti penerbangan mengangkut 135 ton bantuan pangan dan nonpangan dari Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.
Pengiriman dari sumber DSP tersebut mencakup tenda, velbed, matras, kasur lipat, selimut, pakaian, toilet portabel, genset, dan hygiene kit. Untuk kebutuhan pangan, bantuan terdiri atas makanan siap saji, paket sembako, dan obat-obatan.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Pascagempa Flores, BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
Jika digabungkan, distribusi bantuan melalui penerbangan TNI AU dan dukungan DSP BNPB pada Rabu mencapai 198 ton dalam 14 sorti penerbangan.
Pengiriman juga terus berlangsung secara kumulatif. Pada periode 15-19 Agustus 2026, pesawat TNI AU telah membawa 251.317 kilogram atau sekitar 251 ton bantuan dalam 19 sorti. Sebanyak 10 sorti diarahkan ke Labuan Bajo dan sembilan sorti menuju Maumere.
Adapun bantuan yang berasal dari DSP BNPB dan diangkut menggunakan pesawat kargo komersial pada 17-19 Agustus mencapai 345.000 kilogram atau 345 ton dalam 23 sorti. Rinciannya, 17 sorti menuju Labuan Bajo dan enam sorti menuju Maumere.
Baca Juga: Gempa Flores Hari Kelima, SAR Evakuasi Lansia Diduga Alami Fraktur Tengkorak
Di sisi lain, Pos Pendukung Logistik Nasional masih menerima tambahan bantuan. Pada Rabu, sebanyak 4 ton logistik dari lima donatur masuk ke gudang untuk memperkuat persediaan penanganan bencana.
Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah masuk ke Pos Pendukung Logistik Nasional mencapai 646 ton.