REPORTASENTT.COM, MANGGARAI TIMUR — Penanganan warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mendapat dukungan tambahan dari personel TNI. Kehadiran prajurit diarahkan untuk membantu berbagai kebutuhan di lapangan, terutama berkaitan dengan pengelolaan dan penyaluran bantuan.
Dukungan personel tersebut menjadi bagian dari upaya memperlancar penanganan pascabencana setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Manggarai Timur pada 15 Agustus 2026.
Personel yang diterjunkan berasal dari Satuan Setingkat Kompi (SSK) 1 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 877/Biinmaffo Kefamenanu. Mereka dilibatkan dalam pengepakan, pengamanan, hingga pendistribusian logistik dari posko kepada masyarakat terdampak.
Baca Juga: Aktivitas Gempa Masih Berlangsung, Pemprov NTT Perpanjang Tanggap Darurat Flores
Komandan SSK 1 Yonif TP 877/Biinmaffo Kefamenanu, Letda I Komang Agus Wijaya, mengatakan personel ditempatkan di beberapa titik untuk mendukung penanganan bencana.
"Sebanyak 100 prajurit ditempatkan di Kecamatan Lamba Leda Utara untuk membantu proses penanganan dan pendistribusian bantuan kepada warga," kata Agus saat ditemui di Posko Utama Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (26/8/2026).
Sebanyak 100 prajurit lainnya disiagakan di Posko Utama Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Golo Lada, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.
Baca Juga: Viral Guru Tunjukkan Benda Diduga Peluru di Daging Menu MBG, SPPG Sindangsari Disuspend
Menurut Agus, personel TNI membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan di lokasi bencana.
Tugas mereka mencakup pengelolaan logistik hingga memastikan bantuan dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Mengenai waktu penugasan, Agus menyebut pengerahan personel akan berlangsung sesuai instruksi dari pimpinan.
Baca Juga: Bupati Nagekeo Ungkap Dampak MBG di Tengah Bencana Gempa kepada Prabowo
"Untuk sampai kapan, tergantung perintah dan komando dari pimpinan," kata Agus.
Dengan penempatan personel di dua lokasi tersebut, sebanyak 200 prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo dikerahkan ke Manggarai Timur untuk membantu penanganan warga terdampak gempa, termasuk pengepakan, pengamanan, dan pendistribusian logistik. (Yos Syuku**)