REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Para konten kreator atau individu yang bukan pers (jurnalis) dilarang mengambil gambar yang dapat menggangu kekusyukan pada saat prosesi Semana Santa berlangsung.
Demikian ditegaskan Kepala Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur, Heronimus Lamawuran.
"Memang dalam event- event begini terlalu banyak konten kreator yang berseliweran, yang jalan kesana kemari, dan tidak bisa dibendung. Kami sudah membahas secara khusus," kata Heri Lamawuran dalam konferensi pers bersama awak media di halaman Gereja Katedral Lamawuran, Selasa (26/3/2024).
Baca Juga: Konten Kreator Dihimbau tidak Mengambil Gambar Saat Prosesi Semana Santa Berlangsung
Hery menambahkan, panitia gereja sudah menyiapkan tim yang nantinya akan tersebar disepanjang jalur prosesi untuk mengamankan dan, menegur individu- individu atau kelompok tertentu yang mana kata Hery, pada saat prosesi mengambil gambar atau dapat menggangu konsentrasi, situasi umat saat prosesi.
"Jadi sudah ada tim, yang nantinya akan ditempatkan pada titik- titik jalur prosesi khusus untuk memantau hal tersebut," kata Hery.
Sedangkan bagi insan pers baik lokal maupun dari luar Flores Timur Hery menambahkan, panitia juga akan menyiapkan id card khusus.
Baca Juga: Oknum Anggoat TNI Lakukan Penganiayaan, Pangdam XVII Cendrawasih Minta Maaf ke Masyarakat Papua
Id card nantinya akan digunakan oleh insan pers saat meliput rangkaian Semana Santa di Larantuka.
Penulis: Oncu Labina