REPORTASENTT.COM, LARANTUKA-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pelatihan Penguatan Kelembagaan Tani Hutan dan Pengolahan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), 25-26 September 2024, di Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Flores Timur.
Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Flores Timur, Vinsensius Florianus Keladu, S.Hut mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta dari Kelompok Tani Hutan Binaan UPTD KPH.
"Pesertanya dari KTH Lia Nurat Desa Wailolong dan KTH Lewokung, Desa Mokantarak," kata Vinsensius Florianus Keladu.
Baca Juga: Lompatan Jauh Flotim untuk Produktivitas Daerah, Inovasi Menjadi Kunci
Vinsensius menyebut kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Larantuka dan BPP Kecamatan Ile Mandiri.
"Produk yang dihasilkan adalah minyak kemiri Alecca dan kacang kemiri utuh Alecca. Kegiatan tersebut adalah bagian dari implementasi aksi perubahan kinerja organisasi PKA angkatan 15 Kepala UPTD KPH Flores Timur," imbuhnya.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut agar masyarakat mengelola hutan secara lestari dengan memanfaatkan dan mengelola Hasil Hutan Bulan Kayu (HHBK) Kemiri untuk diolah menjadi produk turunannya.
Baca Juga: ADDIBU Tekankan Pentingnya Produktivitas dan Inovasi dalam Debat Pertama Pilkada Flotim
"Serta menunjang Ekonomi kreatif masyarakat di sekitar kawasan hutan," tandas Vinsensius.