REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M langsung meninjau lokasi pengungsian pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Peninjauan ini dilakukan pada, Selasa (5/11) siang waktu setempat.
Pada kesempatan ini Kepala BNPB langsung meninjau tiga lokasi pengungsian, yaitu Pengungsian Desa Bokang yang berisikan 606 jiwa, Pengungsian Desa Konga yang menampung 1.219 warga dan Pengungsian Desa Lewolaga yang dijadikan tempat berlindung bagi 647 masyarakat.
Baca Juga: Menteri Sosial Pastikan Bantuan Sosial Layak bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki
Suharyanto menyapa dan berdialog dengan masyarakat terdampak bencana erupsi.
Beliau turut menyampaikan salam hormat dan turut berbela sungkawa dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Kunjungannya tersebut merupakan perintah langsung dari keduanya.
Baca Juga: Wakil Mentri Sosial Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Lewotobi
Banyaknya warga yang tinggal di radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, membuat Suharyanto mengimbau kepada pemerintah daerah dan juga masyarakat agar mau lakukan relokasi, agar bencana yang sama tidak terulang lagi, karena keselamatan rakyat adalah yang utama.
Relokasi ini sangat penting dan menjadi salah satu langkah mitigasi jangka panjang. Sebagian wargapun menyetujui relokasi khususnya warga yang tingal di radius 7 km dari puncak Gunung Lewetobi Laki-Laki.
Dirinya juga mendengarkan cerita para pengungsi saat terjadinya erupsi pada Minggu (3/11) yang lalu.
Tak lupa Suharyanto berpesan kepada para masyarakat dan juga perangkat daerah setempat untuk tetap waspada dan bersiaga, mengingat status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada di Level IV (AWAS).