REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Para pengungsi erupsi gunung lowotobi laki-laki, yang berada di desa Watotika Ile, kesulitan mendapatkan air bersih.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Yohanes May Tobin kepada reportase NTT saat di lokasi, Selasa (12/11/2024).
Kepala desa mengatakan, jumlah pengungsi mandiri yang berada di desa tersebut berjumlah 148 jiwa yang tersebar di 15 KK desa Watotika Ile.
Baca Juga: Peduli Korban Pengungsian Lewotobi, PKN Flotim Salurkan Bantuan di Desa Watotika Ile
"Untuk bantuan bahan makanan yang disalurkan, baik dari pemerintah maupun dari berbagai kalangan peduli kemanusiaan kepada masyarakat pengungsi sudah tiba, dan persediaan mencukupi," tambah Yohanes.
Hanya saja, tambah Kades, para pengungsi masih kesulitan untuk memperoleh air bersih.
"Para pengungsi juga di perhatikan, dan diterima secara baik oleh masyarakat kami. Para pengungsi juga merasa tidak asing, mereka mengakui mereka seperti berada di kampung mereka sendiri. Jika ada pengungsi yang belum makan, mereka akan mendapatkannya di rumah yang mereka tinggal," tambah Kades.
Para pengungsi di desa watotika Ile kata Kades, masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Sebelumnya, dikatakan Yohanes, air di kampung ini berkecukupan. Namun karena kondisi cuaca, sampai ada pipa penyaluran patah membuat persediaan air ke desa mereka terhalang.
"Hari ini kami mendapatkan profil tank dari partai kebangkitan Nusantara, untuk itu, saya berharap agar kerja sama antar Pemerintah desa dan kabupaten agar memperhatikan kebutuhan air bersih agar bisa disalurkan ke pengungsian di desa Watotika Ile.
Laporan: Elen Labina