news

Dua Kapal Perang Bantu Distribusi Logistik ke Daerah Bencana Lewotobi, Danlanal: Ini Atensi KSAL

Sabtu, 23 November 2024 | 20:24 WIB
Kolonel Anjas Wicaksono, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Maumere. (Foto/ Tarwan)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), diperintahkan secara langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, untuk membantu mendistribusikan logistik ke daerah bencana erupsi Gunung api Lewotobi laki- laki, di Kabupaten Flores Timur.

Demikian disampaikan oleh Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Maumere, dalam keterangannya kepada Wartawan di Pelabuhan laut Larantuka, Sabtu (23/11/2024).

Kapal sebelumnya KRI Ahmad Yani-351, menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak erupsi gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

 Baca Juga: Maria I Goran Kogoya, dari Tolikara- Papua, Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

"Hari ini kita kedatangan satu KRI lagi, yaitu KRI Teluk Ende- 517, yang membawa bantuan dari Surabaya maupun Kupang, termasuk dari beberapa Kementerian, yaitu Kementerian PMK dan Kementerian Imigrasi," kata Kolonel Anjas Wicaksono.

Ia menambahkan, kedatangan dua KRI ini adalah perintah langsung dari KSAL Laksamana Muhammad Ali.

Kedua KRI ini kata Kolonel Anjas, selalu standby untuk membantu mendistribusikan logistik dari daerah- daerah lain, yang akan dibawa ke lokasi bencana.

 Baca Juga: Tanah Longsor di Kabupaten Purworejo: Tiga Korban Jiwa pada Selasa Sore

"Diharapkan dapat membantu dan meyakinkan bahwa pendistribusian logistik tidak terlambat. Ini juga perintah dari Bapak KSAL langsung," ungkapnya.

Dikatakannya, selain memuat barang- barang logistik, Danlanal Anjas Wicaksono menambahkan, KRI juga membawa pasukan dari Korps Marinir Batalion Pangkalan Marinir Kupang sebanyak 1 pleton, untuk memperkuat bantuan tenaga, pascabencana untuk rekonstruksi maupun rehabilitasi.

"Pasukan ini mempunyai kemampuan untuk seni, sehingga mereka dikirim kesini (Flotim), untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana, " katanya.

 Baca Juga: Ada Enam Desa Direkomendasikan untuk Relokasi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki

Terkait berapa lama pasukan ini berada di daerah bencana, Kolonel Anjas mengatakan, pasukan Marinir berada hingga penanganan rekonstruksi maupun rehabilitasi selesai.

Tags

Terkini