REPORTASENTT.COM- Berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental hingga 2 Desember 2024, serta mempertimbangkan potensi ancaman bahaya, tingkat aktivitas Gunung anak Ranakah dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada 3 Desember 2024 pukul 08:00 WITA.
Dalam siaran pers yang dirilis, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk menghadapi situasi ini.
Pada tingkat aktivitas Level II (Waspada), masyarakat dan wisatawan diimbau:
Baca Juga: Proses Pilkada Serentak di Ende Berjalan Aman, Uskup Budi Kleden Apresiasi Kerja Sama Semua Pihak
1. Tidak mendekati, memasuki, atau beraktivitas di dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Ranakah.
2. Selalu mengikuti arahan dan informasi terkini dari pihak berwenang.
Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Manggarai diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Waerii, Kecamatan Waerii, Kabupaten Manggarai guna memantau perkembangan aktivitas gunung.
Baca Juga: Menteri Komdigi Apresiasi Komitmen Investasi Microsoft ke Indonesia
PVMBG menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Anak Ranakah akan dievaluasi secara berkala atau jika terjadi perubahan aktivitas signifikan.
Jika belum ada pemberitahuan lebih lanjut, status Level II (Waspada) tetap berlaku.
Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan waspada, serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi atau tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Dua TPS di Kabupaten Flores Timur Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Informasi terkini dapat diakses melalui PVMBG dan instansi terkait.