REPORTASENTT.COM, BALI- Persebata Lembata tampil impresif di laga pamungkas Grup P Liga 4 Seri Nasional, sukses mengalahkan Tim Putra Plausen Marta Putra dengan skor 2-1.
Kemenangan ini mengantarkan Persebata sebagai juara grup sekaligus memastikan mereka lolos ke babak 32 besar.
Sejak kick-off, Persebata langsung menunjukkan agresivitas tinggi meski harus tertinggal lebih dulu oleh gol cepat tim lawan pada menit ke-15.
Baca Juga: Pesta Kerahiman Ilahi di Katedral Larantuka, Romo Lukas Ajak Umat Hidup dalam Kasih dan Pengampunan
Meski begitu, anak-anak asuhan pelatih Adhan Maing tidak kehilangan semangat dan langsung merespons dengan permainan menyerang yang mengalir deras.
Lini tengah Persebata yang dipimpin oleh trio Pican Wuwur, Adepa, dan Sulaona, serta dukungan dari Rusli Dulimaking, menjadi motor serangan yang mengancam pertahanan Putra Plausen.
Memasuki menit ke-26, striker utama Persebata, Ronal Sambi, berhasil menyamakan kedudukan setelah menerima umpan matang dari lini tengah.
Baca Juga: Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!
Tidak puas dengan hasil imbang, Persebata terus menekan.
Pada menit ke-46, Imran Hamsi mencetak gol kedua untuk Persebata, memanfaatkan umpan silang dari Ari yang sukses mengecoh penjaga gawang lawan.
Meskipun Persebata mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua, beberapa peluang emas, terutama dari Atom, Pican, dan Ronal Sambi, gagal dimanfaatkan menjadi gol tambahan.
Baca Juga: Dikira Sosok Teladan, Oknum Pengajar Pesantren Ini Ternyata Tersangka Kasus Mengejutkan!
Keberuntungan tampaknya tidak berpihak pada mereka untuk memperbesar keunggulan.
Artikel Terkait
PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik
Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Fadli Zon Janji Anggaran Khusus
Pulau Adonara dan Pesona Budayanya: Meretas Stigma, Merawat Warisan Leluhur
Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!
Pesta Kerahiman Ilahi di Katedral Larantuka, Romo Lukas Ajak Umat Hidup dalam Kasih dan Pengampunan