REPORTASENTT.COM, ADONARA- Nama Achmad Peten Sili, SH, MH, kini menjadi sorotan publik di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menyusul peresmian Stadion Apebuan yang dibangun di atas lahan kelapa warisan leluhur keluarganya.
Stadion mini berstandar nasional pertama di wilayah ini akan diresmikan pada 21 Juni 2025 oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Achmad Peten Sili adalah seorang hakim senior dengan pengalaman panjang di lingkungan peradilan Indonesia.
Achmad Peten Sili adalah seorang hakim senior dengan pengalaman panjang di lingkungan peradilan Indonesia.
Ia pernah menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan, hingga kini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Manado.
Jejak Karier dan Dedikasi
Sejak tahun 2016, Achmad Peten Sili telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat di berbagai daerah.
Jejak Karier dan Dedikasi
Sejak tahun 2016, Achmad Peten Sili telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat di berbagai daerah.
Saat memimpin Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, ia berhasil membawa lembaga peradilan tersebut meraih akreditasi "A" dan menduduki posisi 10 besar pengadilan terbaik di Indonesia.
Kariernya berlanjut dengan jabatan Ketua PN Tabanan dan kini di Manado.
Baca Juga: PSG Bantai Inter 5-0 di Final UCL! Pemenang Treble Tanpa Mbappe, Netizen: Mbappe Nangis di Pojokan!
Tak hanya aktif di bidang peradilan, ia juga dikenal aktif dalam pendidikan hukum dan demokrasi lokal, antara lain memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Gorontalo dan melantik anggota DPRD Kota Gorontalo serta Bone Bolango pada tahun 2024.
Dari Lahan Warisan Jadi Stadion
Stadion Apebuan berdiri di atas lahan kelapa seluas tiga hektar milik keluarga besar keturunan HAJI Ape Reko dan HAJI Buan Reko, tokoh masyarakat yang juga pegiat sepak bola.
Keputusan mengalihfungsikan lahan kelapa ini menjadi fasilitas olahraga lahir dari inisiatif dan donasi pribadi Achmad Peten Sili.
“Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tapi warisan nilai, tentang semangat, persatuan, dan kecintaan terhadap olahraga,” katanya kepada Reportasentt, Sabtu (1/6/2025).
“Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tapi warisan nilai, tentang semangat, persatuan, dan kecintaan terhadap olahraga,” katanya kepada Reportasentt, Sabtu (1/6/2025).
Baca Juga: Heboh Begal di Solor Ternyata Hoaks! Wanita Ini Ngaku Dibegal, Padahal Cuma Takut Dimarahi Suami
Stadion ini memiliki kapasitas tribun hingga 10.000 penonton dengan fasilitas pendukung seperti area parkir, tribun VIP, dan rumput lapangan yang terawat.
Warna biru muda pada tribun utama menjadi penghormatan kepada Ahmad Johan, donatur utama dan pemilik klub sepak bola lokal Biru Muda Perkasa.
Harapan untuk Sepak Bola Flores Timur
Selama ini, Flores Timur tertinggal dalam penyelenggaraan event sepak bola besar seperti ETMC (El Tari Memorial Cup) akibat keterbatasan infrastruktur.
Harapan untuk Sepak Bola Flores Timur
Selama ini, Flores Timur tertinggal dalam penyelenggaraan event sepak bola besar seperti ETMC (El Tari Memorial Cup) akibat keterbatasan infrastruktur.
Dengan hadirnya Stadion Apebuan, harapan untuk kembali menjadi tuan rumah ajang gelaran tersebut semakin terbuka lebar.
Pada bulan April 2025 lalu, patung HAJI Ape Reko dan HAJI Buan Reko dipasang di gerbang stadion sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur.
Pada bulan April 2025 lalu, patung HAJI Ape Reko dan HAJI Buan Reko dipasang di gerbang stadion sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur.
Peresmian stadion dihadiri ribuan undangan dari delapan kecamatan di Adonara.
Artikel Terkait
Kredit Usaha Mikro dan Kecil Anjlok! DPR RI Sebut Ekonomi NTT Terancam Stagnan, Ini Seruan Mendesaknya!
Heboh Begal di Solor Ternyata Hoaks! Wanita Ini Ngaku Dibegal, Padahal Cuma Takut Dimarahi Suami
Gubernur NTT Akan Resmikan Stadion Apebuan, Laga Perdana Sajikan Biru Muda Perkasa Kontra Persebata
PSG Bantai Inter 5-0 di Final UCL! Treble Winner Tanpa Mbappe, Netizen: Mbappe Nangis di Pojokan!
Sosok Irjen Rudi Darmoko, Kapolda NTT Baru yang Bikin Publik Penasaran