pendidikan

Pada HUT ke-80 PGRI, Keteguhan Guru SMKN Wulanggitang Menjaga Api Pendidikan di Tengah Abu Lewotobi

Selasa, 25 November 2025 | 13:44 WIB
Yakobus Milan Dawan, Kepala SMKN 1 Wulanggitang.

“Ini sangat penting untuk memberikan semangat dan motivasi bagi guru-guru di daerah rawan bencana.”

Meski dinamika pendidikan di Wulanggitang masih berada dalam fase darurat, Yakobus tak ingin para guru kehilangan cahaya di dalam diri mereka.




“Terus semangat dan bekerja dengan hati yang ikhlas mendidik, membina, dan melatih anak-anak bangsa,” ujarnya.

“Jika kita semua bekerja dengan hati, saya yakin Tuhan dan Lewotanah pasti memberikan yang terbaik bagi kita.”

Ia kembali menekankan bahwa kehebatan seorang guru tidak selalu bersandar pada podium akademik, tetapi pada kerelaan berkorban.




“Bagi saya, guru yang hebat bukan diukur dari kemampuan keilmuannya, tetapi dari keikhlasan, pengorbanan, dan perjuangan memberikan diri secara utuh bagi anak-anak di daerah bencana," katanya.

Harapan kepada PGRI di Usia ke-80 Tahun

Ketika PGRI memasuki usia ke-80, usia yang panjang untuk sebuah organisasi, namun tetap singkat untuk menjawab seluruh persoalan pendidikan, Yakobus menyampaikan harapan yang menjelma seperti doa panjang.

Ia berharap PGRI memberikan perhatian khusus bagi guru-guru di wilayah rawan bencana, memastikan mereka aman saat menjalankan tugas, memperjuangkan kesejahteraan yang layak, dan memperkuat upaya rekonstruksi sekolah-sekolah yang telah runtuh oleh abu dan waktu.

“PGRI harus menjadi suara yang lantang bagi guru-guru yang tetap bekerja meski bencana menguji,” katanya.



“Itu harapan terbesar kami," tambahnya lagi.

Di Wulanggitang, pagi selalu dimulai dengan kabut yang membawa sisa debu erupsi.

Namun di balik itu, ada langkah-langkah kecil para guru yang terus berjalan.




Mereka mungkin tidak tercatat sebagai pahlawan di panggung besar negara, tetapi setiap hari mereka menulis sejarah kecil,  sejarah tentang keteguhan, tentang cinta pada pendidikan, dan tentang keyakinan bahwa masa depan anak-anak mereka tidak boleh terkubur oleh abu Lewotobi.

Halaman:

Tags

Terkini