pendidikan

Peringatan HUT PGRI di Tobitika Tampil Bercorak Lamaholot, Kepala Desa: Momentum Hormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Rabu, 26 November 2025 | 23:56 WIB
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional ke-31 di Desa Tobitika, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Selasa (25/11/2025). (Foto/ Bernad Nara)


 

REPORTASENTT.COM, ADONARA-  Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional ke-31 di Desa Tobitika, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Selasa (25/11/2025), berlangsung dengan cara yang berbeda dari biasanya.


Para guru dari seluruh desa di Kecamatan Witihama tampil mengenakan seragam PGRI yang dipadukan dengan atribut etnis Lamaholot.
 
 
Janur di kepala dan selendang senae’ yang dikenakan guru perempuan memberikan nuansa budaya yang memukau dan menjadi perhatian warga.
 
 
Baca Juga: Proyek Jalan Ajang– Ledang Disorot, CV Langga Putra Dianggap Abaikan Teguran Terkait Material


Kepala Desa Tobitika, Salomon Boli Kelin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan peringatan tahun ini.


“Setiap 25 November bukan shanya memperingati PGRI, tetapi momentum untuk menghormati para pahlawan tanpa tanda jasa yang telah membangun peradaban melalui pendidikan,” kata Boli Kelin dalam sambutannya.
 
 
 
Ia menambahkan pepatah Latin, Non scholae discimus sed vitae discimus, “Kita belajar bukan untuk sekolah, tetapi untuk hidup.”
 
 
Baca Juga: PGRI Wotan Ulumado Rayakan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2025, Soroti Keterbatasan Infrastruktur Digital


Dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Cabang Witihama terpilih, Albertus Inguliman, bersama 18 guru dari 16 desa, memaparkan visi “Terwujudnya anggota PGRI Witihama yang profesional, solid, andal, dan terpercaya.”
 
 
 
Mereka juga menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme guru, penguatan soliditas organisasi, serta pelaksanaan AD/ART PGRI secara konsisten.
 


Perayaan ini turut diwarnai dukungan dari PGRI Kecamatan Kelubagolit yang menyerahkan bantuan 200 sak semen untuk pembangunan Rumah Guru di Flores Timur.
 
 
Baca Juga: Pada HUT ke-80 PGRI, Keteguhan Guru SMKN Wulanggitang Menjaga Api Pendidikan di Tengah Abu Lewotobi
 
 
Bantuan tersebut merupakan hasil partisipasi Kopdit Guru Kelubagolit, yang juga mendukung pendanaan kegiatan peringatan HUT PGRI di Tobitika.


Camat Witihama dalam pesannya mengapresiasi kepengurusan PGRI sebelumnya yang dinilai berhasil membangun sinergi dengan berbagai pihak.
 
 
Ia berharap pengurus baru dapat meningkatkan kerja sama tersebut.
 
 
Baca Juga: Nelayan Sikka Hilang 4 Hari di Laut Ditemukan Selamat, Tim SAR Ungkap Detik- detik Penyelamatan

“Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan agar generasi Witihama selalu menjadi yang terbaik di masa depan,” ujarnya di hadapan 467 guru yang hadir.

Tags

Terkini