Baca Juga: Tersangka TPPO di Sumba Timur Masuk Tahap II, Terancam Hukuman Belasan Tahun Penjara
Goris meminta pemerintah dan relawan datang langsung ke setiap titik pengungsian untuk melihat kondisi warga sekaligus mendata kebutuhan secara faktual.
"Sebaiknya turun langsung agar bisa mengetahui seluruh kebutuhan di setiap titik korban gempa. Dengan begitu, data yang diperoleh benar-benar sesuai kondisi di lapangan dan tidak terjadi manipulasi data," katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama pemerintah pusat segera memperluas distribusi bantuan hingga wilayah terpencil. Kebutuhan yang diharapkan tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga tenda, alas tidur, obat-obatan, air minum, serta perlengkapan bagi kelompok rentan.
Hingga Senin (25/8/2026), atau 10 hari setelah gempa, warga di empat wilayah Rembong Raya tersebut masih bertahan dengan posko pengungsian mandiri karena mengaku belum mendapatkan bantuan yang memadai dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Laporan: Ejhi Serlenso***