REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Operasi terpadu melalui jalur udara dan laut digencarkan guna memastikan suplai logistik menjangkau daerah-daerah yang hingga kini masih terisolir.
Dalam operasi besar ini, Polri menurunkan 3 pesawat angkut logistik, 5 helikopter, serta 9 kapal patroli Polair.
Baca Juga: Drama 10 Gol! Bajak Laut Tundukkan PS Malaka 6-4 dalam Thriller 120 Menit Liga 4 ETMC XXXIV 2025
Seluruh armada telah memasuki rute operasi kemanusiaan untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan percepatan bantuan mengutamakan jalur udara mengingat banyak akses darat masih terputus.
“Saat ini Polri mengerahkan pesawat dan helikopter untuk memastikan bantuan segera tiba di lokasi terdampak. Akses darat di banyak titik masih terputus, sehingga jalur udara menjadi kunci agar masyarakat cepat menerima logistik,” jelas Trunoyudo, Senin (1/12/2025).
Baca Juga: Duel Panas di 8 Besar Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV 2025: PS Malaka Unggul Sementara 3-2 atas Bajak Laut Labuan Bajo
Ia menyebut airdrop bantuan sudah berlangsung beberapa hari terakhir.
“Sejak tiga hari terakhir helikopter telah melakukan airdrop bahan pokok di beberapa titik Tapanuli dan wilayah terisolir lainnya. Fokus kami memastikan suplai tidak berhenti dan kebutuhan dasar masyarakat terjamin,” ucapnya.
Helikopter Polri Dikerahkan Total: 5 Unit Operasi Aceh–Sumut–Sumbar
Lima helikopter Polri kini aktif dalam operasi distribusi logistik dan evakuasi:
▪︎ AW169/P-3303 – PIC AKBP Dian Didik, 4 crew – rute logistik Aceh
▪︎ Dauphin AS365 N3/P-3103 – PIC AKP Asep Saepudin, 4 crew – bantuan untuk wilayah Sumbar
Baca Juga: OPINI: Ilusi Kesejahteraan Guru
▪︎ NBO-105/P-1112 – PIC AKP Doni, 4 crew – mobilisasi udara Sumut
▪︎ Bell 429/P-3203 – PIC Kompol Ali Hasbi, 4 crew – pengiriman bantuan cepat & evakuasi