TNI Resmi Adopsi Doktrin Perisai Trisula Nusantara, Jawab Tantangan Peperangan Masa Kini

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 15 Juli 2026 | 07:50 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menandatangani naskah pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026). (Foto Puspen TNI)
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menandatangani naskah pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026). (Foto Puspen TNI)

TANGERANG SELATAN,– Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi mengadopsi Doktrin Perisai Trisula Nusantara sebagai pedoman baru dalam menghadapi dinamika peperangan modern yang berkembang semakin kompleks. Doktrin tersebut disahkan dalam Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama para Pejabat Utama TNI secara hybrid di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026).

Pengesahan doktrin menjadi bagian dari langkah transformasi TNI agar memiliki pedoman operasi yang selaras dengan perkembangan lingkungan strategis global.

Perubahan pola konflik dinilai menuntut kesiapan organisasi, kemampuan personel, serta pemanfaatan teknologi pertahanan yang lebih adaptif.

 

Baca Juga: Ngaku Polisi, Pria Swasta Ditangkap di SPBU Liliba Kupang usai Perdaya dan Peras Perempuan dengan Foto Bugil



Dalam arahannya, Agus Subiyanto mengapresiasi Dankodiklat TNI beserta tim penyusun yang telah menyelesaikan rumusan doktrin tersebut. Ia menilai dinamika konflik bersenjata di berbagai kawasan dunia menghadirkan perubahan signifikan sehingga perlu menjadi perhatian seluruh jajaran TNI.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dankodiklat dan tim penyusun yang sudah memaparkan hasil dan rumusan Doktrin Perisai Trisula Nusantara. Perkembangan peperangan yang saat ini terjadi di berbagai negara menunjukkan perubahan yang sangat signifikan sehingga perlu menjadi perhatian kita bersama," kata Agus Subiyanto.


Menurutnya, karakter peperangan saat ini tidak lagi didominasi kekuatan konvensional, melainkan memadukan berbagai teknologi canggih, mulai dari rudal jarak jauh, drone kamikaze, drone swarm, peperangan elektronik, hingga perang informasi yang berlangsung secara terpadu.

 

Baca Juga: Kapolri Temui Panglima TNI dan Jaksa Agung di Tengah Polemik Pengamanan Febrie Adriansyah



"Saya berpendapat memang sudah saatnya kita mengubah doktrin untuk menghadapi peperangan masa kini," katanya.


Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga meresmikan Workshop Drone dan Artificial Intelligence (AI), Stadion Tri Matra, lahan aplikasi ketahanan pangan, serta ruang makan siswa Perwira Prajurit Karier (Pa PK).

Kehadiran sejumlah fasilitas tersebut diharapkan memperkuat pembinaan personel, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Baca Juga: Daftar Top Assist Piala Dunia 2026: Olise di Puncak, Bruno Guimaraes Terus Membayangi



Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menandai diberlakukannya Doktrin Perisai Trisula Nusantara sebagai acuan baru TNI dalam menghadapi ancaman multidimensi dan peperangan modern yang terus berkembang.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X