Kapolri Temui Panglima TNI dan Jaksa Agung di Tengah Polemik Pengamanan Febrie Adriansyah

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 15 Juli 2026 | 07:32 WIB
 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Jakarta untuk memperkuat koordinasi serta sinergi antarlembaga. (Foto TBN Polri.)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Jakarta untuk memperkuat koordinasi serta sinergi antarlembaga. (Foto TBN Polri.)

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menggelar rangkaian pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Senin (13/7/2026).

Agenda yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, dan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah polemik terkait pengamanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Dalam pertemuan bersama Panglima TNI, Kapolri membawa jajaran Pejabat Utama Mabes Polri. Sementara dari pihak TNI hadir Wakil Panglima TNI, para kepala staf angkatan, serta pejabat utama Mabes TNI. Pertemuan dilanjutkan dengan audiensi bersama Jaksa Agung beserta jajaran Kejaksaan Agung.

 

Baca Juga: Berkas Lengkap, Polda NTT Limpahkan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak ke Kejaksaan Negeri Oelamasi



Kapolri menyampaikan hubungan Polri dengan TNI maupun Kejaksaan akan terus diperkuat demi menjaga efektivitas sistem penegakan hukum dan stabilitas nasional. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pemerintah.

"Kami akan terus memperkuat sinergi dengan TNI dan Kejaksaan. Jika ada persoalan yang perlu dibahas, ruang komunikasi selalu terbuka agar tidak muncul kesalahpahaman," kata Listyo Sigit Prabowo.


Dalam pertemuan bersama Jaksa Agung, kedua institusi juga membahas peningkatan kerja sama melalui pertukaran pendidikan bagi penyidik Polri dan jaksa.

 

Baca Juga: Dominasi Total! Spanyol Bungkam Prancis 2-0 dan Lolos ke Final Piala Dunia 2026

 

Program tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam sistem peradilan pidana terpadu sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat berjalan lebih efektif.

Kapolri juga memastikan hubungan Polri dan Kejaksaan tetap berjalan baik hingga tingkat daerah. Menurutnya, koordinasi antarlembaga akan terus ditingkatkan untuk mendukung proses penegakan hukum secara profesional.

"Tidak ada persoalan di antara Polri dan Kejaksaan. Hubungan ini akan terus diperkuat melalui koordinasi sampai ke tingkat provinsi dan kabupaten," ucapnya.

 

Baca Juga: Warga Malang Ramai Keluhkan Sound Horeg di Threads, Bayi Sulit Tidur hingga Kaca Rumah Bergetar


Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut kerja sama kedua institusi bukan program baru, melainkan telah berlangsung lama. Ia menilai kolaborasi antara penyidik Polri dan jaksa menjadi bagian penting dalam menghasilkan proses penuntutan yang berkualitas.

"Hasil penyidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Karena itu, sinergi menjadi kebutuhan dalam menjalankan tugas penegakan hukum," tutur Burhanuddin.


Rangkaian pertemuan tersebut menarik perhatian publik lantaran berlangsung ketika polemik pengamanan terhadap Febrie Adriansyah masih menjadi perbincangan.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X