nasional

Raffi Ahmad ke Sanggar Tari Banyumas, Ini yang Dibicarakan Bersama Komunitas Kreatif

Minggu, 18 Januari 2026 | 21:21 WIB
Raffi Ahmad berdialog dengan pelaku seni dan komunitas kreatif saat forum UKP Mendengar di Sanggar Rianto Dance Studio, Banyumas, Jawa Tengah.



Ratusan pelaku kreatif Banyumas hadir mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif. Selain komunitas seni, acara ini menghadirkan tenant Peken Banyumasan, pasar artisan berbasis komunitas, seperti TemuWan, Dug Press, Galaksi Gesang, Tresna Studio, dan Arkakala.



Dalam dialog, Raffi Ahmad menegaskan UKP Mendengar bukan sekadar kunjungan simbolik.

 

Baca Juga: Terbawa Arus Saat Memancing, 3 Nelayan Flores Timur Berhasil Diselamatkan



“Ini ruang untuk menyerap aspirasi langsung. Yang dibangun bukan hanya event, tapi ekosistemnya,” ujar Raffi.



Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan ruang produksi, pengembangan talenta, akses pasar, dan apresiasi berkelanjutan bagi pekerja seni.



Sementara itu, Dimas Herdy Utomo menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi kreatif daerah, khususnya peran komite ekraf sebagai simpul kolaborasi lintas sektor.

 

Baca Juga: Minum Miras di Tempat Umum, Sekelompok Pemuda di Kupang Dibubarkan Polisi



“Tantangan utama bukan kreativitas, tapi sinkronisasi kebijakan, akses pembiayaan, dan keberlanjutan program,” jelasnya.



Romi Angger Hidayat memaparkan pengalaman Cilacap sebagai Kabupaten Kreatif subsektor Film, Animasi, dan Video (FAV) yang membangun ekosistem dari hulu hingga hilir.



“Potensi kolaborasi Banyumas dan Cilacap sangat strategis, terutama dalam pertukaran praktik baik dan penguatan jejaring regional ICCN,” katanya.

 

Baca Juga: Kapolda NTT Beri Atensi Khusus, Ekshumasi Jenazah Anak Jadi Kunci Pengungkapan Kasus



Berbagai persoalan pelaku kreatif turut disampaikan, mulai dari keterbatasan ruang berkarya, regenerasi seniman, akses pasar, hingga kebutuhan pendampingan kuratorial dan manajerial.

Halaman:

Tags

Terkini