nasional

Pemerintah Bakal menyewa hingga Ribuan Unit Mobil Alphard Saat HUT RI di IKN, Komisi II DPR RI: Boros Anggaran

Kamis, 15 Agustus 2024 | 10:37 WIB
Foto Ilustrasi
 
 
 
REPORTASENTT.COM-  Anggota Komisi II DPR RI menyoroti pengeluaran anggaran negara yang cukup tinggi untuk membiayai kebutuhan operasional saat upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
 
Pemerintah diminta memberi penjelasan, apalagi muncul informasi ada banyak kendaraan yang disewa untuk menunjang pelaksanaan momen 17 Agustusan di IKN.

"Bukankah ini pemborosan anggaran? Padahal, masih banyak rakyat yang dihantui kondisi ekonomi yang berat, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari saja sangat susah," kata Guspardi Gaus dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
 
Baca Juga: Ahmad Doli Ingatkan Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN

Guspardi menegaskan Pemerintah seharusnya mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia saat mengambil keputusan.
 
Hal itu agar jangan sampai kebijakan yang diambil Pemerintah mengesampingkan kepentingan masyarakat hanya untuk memenuhi ego penguasa semata.

"Jangan sampai masyarakat menilai Pemerintah terkesan tidak peka dengan keadaan ekonomi masyarakat yang sedang sulit, karena dikabarkan Pemerintah telah menyewa sekitar 1.000 mobil dan ratusan kamar hotel mewah untuk tamu dalam perayaan HUT ke-79 RI di IKN," jelas Politisi Fraksi PAN ini.
 
Baca Juga: Aduh, Data PNS Bocor, Berdampak Signifikan terhadap Keamanan Negara

Diinformasikan, Pemerintah disebut akan menyewa mobil Alphard seharga Rp 25 juta per unit untuk mobilisasi para tamu undangan dari dan ke IKN utamanya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
 
Kabar yang disampaikan pihak rental, Pemerintah menyewa hingga 1.000 unit mobil Alphard, meski ada juga informasi yang menyebut Pemerintah menyewa 100 mobil Alphard untuk tamu negara dan tamu VVIP.

Meskipun demikian, Pemerintah telah membantah menyewa banyak monil Alphard serta mengaku hanya menyiapkan transportasi massal berupa bus sebanyak 200 unit untuk tamu undangan, dan mobil khusus untuk rangkaian kendaraan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Baca Juga: Bandar Narkoba Jenis Ganja di Gulung Sat Res Narkoba Polres Padang Lawas

Guspardi menilai, Pemerintah seharusnya bisa lebih bijaksana mempertimbangkan cost yang membengkak untuk penyelenggaraan peringatan HUT RI di IKN. Mengingat fasilitas di IKN belum lengkap sehingga ada banyak kebutuhan tambahan yang diperlukan dalam pelaksanaannya.

“Sebenarnya miris ya. Apakah sewa mobil mewah lebih penting dibandingkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur?” tutur Guspardi.

Guspardi juga menyinggung soal harga hotel dan sewa mobil yang melonjak naik jelang peringatan HUT RI IKN. Menurutnya, hal itu akan mengundang kecemburuan sosial di tengah keadaan ekonomi yang seperti disampaikan Presiden Jokowi, sedang tidak baik-baik saja.
 
Baca Juga: Rumah Sakit di Flotim tidak Memenuhi Kriteria untuk Pemeriksaan Kesehatan Paslon Bupati dan Wakil Bupati
 
“Ini sesuatu yang tidak kondusif,” ungkap Guspardi.

 
Pihak pengusaha rental sempat mengatakan lonjakan harga sewa terjadi akibat jumlah mobil yang disewa diklaim lebih kurang mencapai 1.000 unit. Bahkan harga sewa mobil Alphard dari biasanya Rp 7 juta per hari naik cukup signifikan menjadi Rp 25 juta per hari.

Karena jumlah sebanyak itu tak tak semua bisa dipenuhi oleh asosiasi rental kendaraan Kalimantan Timur, maka kebutuhan mobil didatangkan dari luar daerah, termasuk dari Jakarta, sejumlah daerah di Pulau Jawa, hingga Sulawesi untuk memenuhi permintaan.

Akibatnya, harga sewa rental mobil di Kaltim melonjak tinggi karena ada biaya untuk mendatangkan kendaraan dari daerah lain.
 
 Baca Juga: Citra Polisi di Medsos Kerap Dinilai Negatif, Pendiri Haidar Alwi Institute Bilang Begini!
 
Guspardi menyebut, Pemerintah seharusnya tidak memaksakan kondisi.
 
“Mestinya Pemerintah tidak menerima tawaran begitu saja yang digunakan hanya untuk acara seremonial,” tukas Legislator asal Sumatera Barat tersebut.
 

Tags

Terkini