REPORTASENTT.COM, GARUT- Insiden tragis mewarnai pesta rakyat dalam rangka resepsi pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pada Jumat (18/7).
Acara yang digelar di area Pendopo Garut itu berujung kericuhan, menewaskan dua warga dan melukai sejumlah lainnya.
Kerusuhan dipicu oleh membludaknya massa yang hadir, sementara sistem pengamanan dinilai tidak memadai.
Baca Juga: Pesta Rakyat Berujung Petaka! Putri Karlina Minta Maaf tapi Nonaktifkan Komentar IG
Akibatnya, terjadi desak-desakan hingga bentrok antara warga dan petugas keamanan.
Kepanikan tak terhindarkan, menyebabkan korban jatuh di tengah pesta yang semestinya menjadi momen bahagia bagi keluarga besar kedua pejabat tersebut.
Tiga hari pasca tragedi, Putri Karlina akhirnya angkat suara.
Baca Juga: Arisan Online Rp35 Juta di Labuan Bajo Berakhir Damai, Si Pelapor Tiba- tiba Lakukan Ini!
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @putri.karlina14, Senin (21/7), ia memposting foto surat tulisan tangan berisi permintaan maaf kepada masyarakat.
“Saya sangat terpukul. Acara yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi duka. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Garut,” tulis Putri dalam surat bertanggal 21 Juli 2025 itu.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi publik.
Baca Juga: Putra Gubernur Jabar Minta Maaf atas Insiden Maut di Pesta Rakyat Pernikahannya
Namun, perhatian warganet juga tertuju pada langkah Putri yang mematikan kolom komentar di unggahan itu.
Tindakan tersebut memicu kritik di berbagai platform media sosial, dengan banyak pihak menilai bahwa sebagai pejabat publik, Putri semestinya bersikap lebih terbuka terhadap aspirasi dan kritik warga.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Garut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban pasti serta langkah evaluasi atas insiden yang terjadi.
Baca Juga: Terbongkar! Mantan Kadis PUPR dan 10 Nama Lain Diperiksa Jaksa Soal Proyek Mangkrak di Ile Boleng
Artikel Terkait
Wokal Gurumada, Bukit Bertuah yang Simpan Jejak Magis dan Sejarah di Ile Ape
Terbongkar! Mantan Kadis PUPR dan 10 Nama Lain Diperiksa Jaksa Soal Proyek Mangkrak di Ile Boleng
Cegah Rabies, Camat Talibura Bentuk Tim Reaksi Cepat Tangani Gigitan Anjing
Ditolak Hakim! Upaya Tersangka Korupsi BLUD RSUD Ende Gagalkan Statusnya Kandas di Praperadilan
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan di Balik Pembunuhan NJTP di Sumba Barat Daya