Baca Juga: Terungkap, Remaja 17 Tahun Diduga Terlibat Sejumlah Kasus Pencurian di Manggarai Barat
"Kalau suaminya tidak memberikan uang, sekarang istri punya uang sendiri dari MBG. Mereka punya uang dan penghasilan," kata Simplisius.
Atas kondisi tersebut, ia meminta keberadaan program MBG di Nagekeo tetap dipertahankan, bahkan bila memungkinkan diperluas. Dari 49 unit yang dapat beroperasi, menurut Simplisius, pemerintah daerah saat ini menjaga 11 unit MBG agar tetap berjalan.
"Untuk wilayah kami, kami minta kalau perlu ditingkatkan. Kami mohon bantuan skema yang bisa mempermudah MBG tetap berada di Nagekeo," katanya.
Baca Juga: Gempa M 7,7 Flores: 103 Orang Meninggal, 185.131 Warga Masih Mengungsi
Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan gempa dan percepatan pemulihan wilayah terdampak Flores bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Panglima TNI, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah NTT.
Berdasarkan laporan BNPB, bencana tersebut berdampak pada 105 orang meninggal dunia, 1.678 orang luka-luka, 179.037 orang mengungsi, serta 81.436 rumah mengalami kerusakan.
Pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar, terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak.
Baca Juga: Polisi Bongkar Pengelola Akun Anonim “Lika-Liku NTT”, AI Diduga Dipakai Rekayasa Konten
Usai rapat, Prabowo mengunjungi posko pengungsian di Lapangan Berdikari untuk bertemu dengan warga dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat terdampak gempa.
Artikel Terkait
Ambulans Polri Tiba-tiba Dihentikan Warga di Manggarai, Ada yang Mereka Tunggu Sejak Gempa
Rumah Hancur, Warga Bertahan di Posko Mandiri: 4 Desa di Elar Mengaku Belum Dapat Bantuan
Dari Balik Pintu hingga CCTV: Dua Pegawai Pemprov Sumbar Disorot Gegara Video Viral
Mendiktisaintek Tinjau Penanganan Gempa Manggarai, 5.000 Mahasiswa NTT Dibebaskan dari UKT
Hanura Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Timur