Jumlah peserta yang diterima berkisar antara 20 hingga 30 orang, dengan anggaran sekitar Rp300 juta.
“Desain dan draf pelatihan disiapkan oleh PT Tiga Putra Sentosa Abadi, yang juga bertanggung jawab mendatangkan instruktur dan menyediakan peralatan pelatihan. Pemerintah daerah akan mendanai seluruh kebutuhan pelatihan ini, yang akan diselenggarakan di SMK Negeri Larantuka,” tambahnya.
Baca Juga: Kapolres Ende: Kejahatan Kian Tak Terbendung, Satpam Harus Lebih Profesional!
Ramon juga menjelaskan, kedua program ini merupakan langkah awal dalam menggerakkan sektor ketenagakerjaan di Flores Timur dalam 100 hari kepemimpinan ADDIBU sebagai Bupati Flores Timur. (Elen Labina)