Romo Lukas tak lupa menyinggung tentang wafatnya Paus Fransiskus yang baru-baru ini dimakamkan.
Ia menggambarkan mendiang Paus sebagai sosok penuh kasih dan kerendahan hati, yang melalui kata-kata sederhana dan sikap penuh perhatian, telah menyentuh hati banyak orang di seluruh dunia.
Baca Juga: PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik
"Beliau mengajarkan kita untuk peduli kepada yang terpinggirkan dan mengundang kita merangkul semua orang sebagai satu keluarga dalam Kristus," katanya.
Pada kesempatan itu, Romo Lukas juga mengingatkan bahwa tahun ini telah ditetapkan sebagai Tahun Yubileum Kerahiman, suatu momentum untuk memperdalam iman melalui kasih dan pengampunan.
"Mari kita menjadi saksi nyata kerahiman Allah dalam hidup kita melalui iman, kasih, dan pengampunan tanpa syarat kepada sesama. Seperti Bapa Suci, kita diajak mencintai Bunda Maria dan menunjukkan belas kasih kepada mereka yang menderita," tutupnya. (Elen Labina)