REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Umat Katolik Keuskupan Larantuka merayakan Pesta Kerahiman Ilahi di Gereja Katedral, Minggu (27/4/2025).
Perayaan ini bertepatan dengan Minggu Paskah Kedua, yang oleh Santo Yohanes Paulus II telah ditetapkan sebagai Minggu Kerahiman Ilahi, guna menegaskan cinta kasih Allah yang tiada batas.
Dalam kotbahnya, RD. Lukas Laba Erap, mengingatkan umat bahwa dosa dalam berbagai aspek kehidupan dapat diatasi melalui doa yang lahir dari hati yang tulus.
Baca Juga: Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!
Ia menekankan, doa merupakan jembatan untuk menyampaikan permohonan kerahiman kepada Allah.
"Kerahiman Allah nyata dalam pribadi Tuhan Yesus. Dalam penampakan-Nya kepada para murid setelah kebangkitan, Yesus menyapa mereka dengan kata-kata: 'Damai sejahtera bagi kamu.' Ini adalah undangan untuk mengalami pengampunan tanpa batas," ujar Romo Lukas di hadapan umat yang memadati gereja.
Romo Lukas melanjutkan, lambung, tangan, dan kaki Yesus yang terluka menjadi lambang kerahiman-Nya. Melalui luka-luka itu, Yesus menerima kembali manusia berdosa, bahkan memberikan kuasa kepada para murid-Nya untuk mengampuni dosa.
Baca Juga: Pulau Adonara dan Pesona Budayanya: Meretas Stigma, Merawat Warisan Leluhur
"Jika kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni," kutip Romo Lukas dari Injil Yohanes.
Dalam homilinya, Romo Lukas juga mengangkat kisah Rasul Tomas yang awalnya meragukan kebangkitan Yesus.
Namun setelah diundang untuk menyentuh luka-luka Yesus, Tomas mengakui, "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Kisah ini, menurut Romo Lukas, menunjukkan bagaimana kerahiman Allah hadir meskipun tidak selalu terlihat secara kasatmata, namun tetap diimani.
Artikel Terkait
Sambut Semana Santa, PELNI Larantuka Gelar Kerja Bakti Bersama
PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik
Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Fadli Zon Janji Anggaran Khusus
Pulau Adonara dan Pesona Budayanya: Meretas Stigma, Merawat Warisan Leluhur
Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!