news

PLN Siagakan Pasokan Listrik Demi Lancarnya Pertemuan HAPUA ke-41 di Labuan Bajo

Kamis, 2 Oktober 2025 | 14:26 WIB
PT PLN (Persero) tengah memantau sistem kelistrikan. (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO-  PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama perhelatan The 41st Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Council Meeting and Its Associated Meetings yang berlangsung di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 29 September hingga 3 Oktober 2025.


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan perseroan menyiagakan pasokan listrik selama tujuh hari, dari 28 September hingga 4 Oktober 2025.

Langkah itu, menurutnya, menjadi komitmen PLN mendukung penyelenggaraan agenda internasional di Indonesia.



Baca Juga: Badan Gizi Nasional Janji Hapus UPF, tapi Surat Edaran Bilang Lain


“Berbagai upaya dilakukan, mulai dari asesmen menyeluruh pada infrastruktur kelistrikan hingga penetapan masa siaga. PLN menghadirkan suplai listrik yang andal tanpa gangguan,” kata Darmawan dalam keterangan resmi, Kamis, 2 Oktober 2025.


HAPUA merupakan forum strategis sektor ketenagalistrikan negara-negara ASEAN.

Tahun ini, Indonesia melalui PLN menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat kerja, komite, hingga pertemuan dewan.


Baca Juga: Pangkormar Anjangsana ke Andika Perkasa Jelang HUT ke-80 TNI

Darmawan menegaskan momentum ini penting untuk mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi kawasan.

“Ini wadah negara-negara ASEAN untuk bergandengan tangan menuju masa depan energi berkelanjutan,” ujarnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menuturkan sistem kelistrikan Flores yang menjadi tulang punggung Labuan Bajo dalam kondisi aman.

Baca Juga: Dapur MBG Makassar Ditutup, Surat Pemberhentian Bikin Bingung Sekolah


Daya mampu pasok mencapai 107,40 megawatt (MW), sementara beban puncak hanya 96,48 MW. Masih ada cadangan 10,92 MW yang bisa diandalkan.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur siaga penuh agar pihak yang terlibat merasa aman dan nyaman,” kata Eko.

PLN menyiapkan empat unit Uninterruptible Power Supply (UPS) serta menurunkan 59 personel yang bersiaga 24 jam di lokasi-lokasi strategis, termasuk venue acara, bandara, hotel, dan rumah sakit.


Baca Juga: Dua Kampung di Alor Memanas, OTK Diduga Dalang Pembakaran Kios



Perseroan juga memanfaatkan sistem digital SCADA untuk memantau jaringan secara realtime.

Halaman:

Tags

Terkini