Program Makan Bergizi Gratis Jadi Senjata Lawan Stunting, Menko PM Ingatkan SPPG Nakal di NTT Bisa Ditutup

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 19:52 WIB
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar memberikan keterangan pers kepada wartawan usai  usai mengunjungi SMP 19 Sentra Efata Kupang bersama Gubernur NTT.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar memberikan keterangan pers kepada wartawan usai usai mengunjungi SMP 19 Sentra Efata Kupang bersama Gubernur NTT.




REPORTASENTT.COM, KUPANG- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

 

 

 

Ia mengingatkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak patuh aturan dan melanggar standar layanan bisa dievaluasi bahkan ditutup.

 



Pernyataan itu disampaikan Muhaimin saat meninjau SPPG Sinar Mentari Sejati di Kabupaten Kupang, usai mengunjungi SMP 19 Sentra Efata Kupang bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Rabu, 1 Oktober 2025.

 

 

 

 

Baca Juga: Turis Australia Kehilangan Perhiasan Rp500 Juta di Komodo, Dua Nelayan Lolos Jerat Penjara

 



“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar memberi makan. Ini strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan menekan angka stunting yang masih tinggi di banyak daerah,” kata Muhaimin.

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X