REPORTASENTT.COM, KUPANG- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengatakan video yang beredar di media sosial dan menampilkan dirinya seolah-olah mengumumkan kegiatan giveaway atau kuis berhadiah adalah tidak benar alias hoaks.
“Saya tegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks! Saya tidak pernah membuat atau mengumumkan kegiatan giveaway, kuis berhadiah, atau bentuk pembagian hadiah apa pun melalui media sosial,” ujar Melki dalam pernyataannya, Sabtu (12/10/2025).
Melki menjelaskan, video tersebut dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang meniru wajah dan suaranya, sehingga tampak seperti dirinya sedang berbicara langsung.
“Video itu dibuat dengan teknologi AI yang meniru wajah dan suara saya, sehingga tampak seolah-olah saya sendiri yang berbicara. Ini sama sekali tidak benar dan merupakan bentuk penipuan digital yang harus kita waspadai bersama,” tegasnya.
Dalam video palsu tersebut, tampak sosok mirip Gubernur NTT berbicara dan mengatakan,
“Bagi siapa yang melihat video ini lewat di beranda kalian dan bisa menjawab yang sudah tertulis di bawah, akan saya hubungi dan mendapatkan bantuan langsung dari saya. Silakan tinggalkan jawabannya di komentar.”
Melki menungkapkan, pernyataan dalam video itu tidak pernah ia ucapkan. Ia menilai, modus seperti ini kerap digunakan untuk menipu masyarakat dengan iming-iming hadiah atau bantuan uang tunai.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap video, pesan, maupun akun media sosial yang mengatasnamakan dirinya.
“Saya minta masyarakat segera melaporkan akun atau unggahan mencurigakan agar tidak menyesatkan orang lain,” katanya.
Melki juga mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak serta tetap waspada terhadap berbagai bentuk informasi palsu yang beredar di ruang digital.
“Mari kita jaga ruang digital agar tetap sehat dan aman dari informasi menyesatkan,” harap Gubernur NTT itu.
Melki Laka Lena juga itu turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pihak terkait yang membantu meluruskan kabar bohong serta ikut menjaga keamanan informasi di dunia maya.
“Saya tegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks! Saya tidak pernah membuat atau mengumumkan kegiatan giveaway, kuis berhadiah, atau bentuk pembagian hadiah apa pun melalui media sosial,” ujar Melki dalam pernyataannya, Sabtu (12/10/2025).
Melki menjelaskan, video tersebut dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang meniru wajah dan suaranya, sehingga tampak seperti dirinya sedang berbicara langsung.
Ia menilai hal itu sebagai bentuk penipuan digital yang dapat merugikan masyarakat.
“Video itu dibuat dengan teknologi AI yang meniru wajah dan suara saya, sehingga tampak seolah-olah saya sendiri yang berbicara. Ini sama sekali tidak benar dan merupakan bentuk penipuan digital yang harus kita waspadai bersama,” tegasnya.
Dalam video palsu tersebut, tampak sosok mirip Gubernur NTT berbicara dan mengatakan,
“Bagi siapa yang melihat video ini lewat di beranda kalian dan bisa menjawab yang sudah tertulis di bawah, akan saya hubungi dan mendapatkan bantuan langsung dari saya. Silakan tinggalkan jawabannya di komentar.”
Melki menungkapkan, pernyataan dalam video itu tidak pernah ia ucapkan. Ia menilai, modus seperti ini kerap digunakan untuk menipu masyarakat dengan iming-iming hadiah atau bantuan uang tunai.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap video, pesan, maupun akun media sosial yang mengatasnamakan dirinya.
“Saya minta masyarakat segera melaporkan akun atau unggahan mencurigakan agar tidak menyesatkan orang lain,” katanya.
Melki juga mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak serta tetap waspada terhadap berbagai bentuk informasi palsu yang beredar di ruang digital.
“Mari kita jaga ruang digital agar tetap sehat dan aman dari informasi menyesatkan,” harap Gubernur NTT itu.
Melki Laka Lena juga itu turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pihak terkait yang membantu meluruskan kabar bohong serta ikut menjaga keamanan informasi di dunia maya.