Hal senada disampaikan Zulkarnaen, Kepala Yayasan sekaligus guru pendamping TPQ Asy-Syifa.
Ia mengakui banyak muridnya berasal dari keluarga sangat sederhana dan jarang menerima perhatian khusus maupun bantuan komprehensif.
Baca Juga: Demo Buruh 24 November Mendadak Batal, Said Iqbal Isyaratkan Aksi Lebih Besar
“Ketika mereka menerima paket bantuan, kami para guru merasa terharu. Ada beban yang terasa ikut terangkat,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memberi dampak psikologis positif bagi anak-anak.
Sinergi antara lembaga internasional dan organisasi lokal ini menunjukkan bagaimana kolaborasi dapat membuka peluang perubahan yang lebih luas bagi komunitas rentan di Indonesia.
Baca Juga: Dikira Menolong Warga Dikejar, Pemuda di Kupang Malah Jadi Korban Penikaman
MAA International dan Insan Bumi Mandiri berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan.