REPORTASENTT.COM, KUPANG- Niat menolong warga yang dikejar orang tak dikenal, seorang pemuda berinisial VOH justru menjadi korban penikaman di Jalan Bumi I, Kelurahan Oesapa Selatan, Kota Kupang.
Kasus ini kini memasuki tahap penuntutan setelah Penyidik Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota resmi melimpahkan tersangka berinisial PFD beserta barang bukti (Tahap 2) ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Kupang.
Pelimpahan dilakukan usai jaksa menyatakan berkas perkara penganiayaan menggunakan benda tajam tersebut lengkap atau P-21.
Baca Juga: Tanpa- tanda Awal, Pesawat Mendarat Darurat di Karawang: Ini Pemicu Investigasi
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, melalui Kasat Reskrim AKP Marselus Yugo Amboro mengatakan peristiwa penikaman itu berawal saat korban pulang dari rumah dosen menuju kediamannya.
"Saat tiba di TKP, korban melihat salah satu orang tetua di kampungnya sedang dikejar dua orang yang tidak dikenal. Salah satu pelaku terlihat membawa pisau. Korban spontan berteriak 'Kenapa Bapa', tetapi tidak ada respons," ujar AKP Yugo, Sabtu (22/11/2025).
Pelaku yang membawa pisau sempat mundur dan lari menjauh.
Baca Juga: Semeru Masih Level Awas, PVMBG Tegas: Zona Bahaya Bisa Diperluas
Korban kemudian menghentikan sepeda motor, turun, dan menyeberang untuk menanyakan apa yang terjadi.
Namun, bukannya mendapat penjelasan, korban justru diserang.
"Tersangka maju ke arah korban, mencabut pisau dari pinggangnya, dan langsung melakukan penikaman. Pisau diarahkan ke perut korban, tetapi korban mengangkat kaki sehingga mengenai betis sampai tulang kaki depan dan juga jari telunjuk korban," jelasnya.
Artikel Terkait
Satreskrim Polres Manggarai Barat Tetapkan AJ (44) sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Flores Timur Didatangi Kejati NTT
Vegan Squad Indonesia Gelar Rangkaian Seminar Iklim di Flores, Kritik Kebijakan Mahal dan Tidak Efektif
Semeru Masih Level Awas, PVMBG Tegas: Zona Bahaya Bisa Diperluas
Tanpa- tanda Awal, Pesawat Mendarat Darurat di Karawang: Ini Pemicu Investigasi