news

Menyisir Padar hingga Rinca, Ini Fokus Baru Pencarian 3 WNA Spanyol di Hari ke-7 di Labuan Bajo

Kamis, 1 Januari 2026 | 18:17 WIB
Tim SAR Gabungan melaksanakan Operasi SAR hari ke-7 mencari tiga WNA Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo NTT Indonesia (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO- Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari ke-7 terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah kini difokuskan pada penyisiran Perairan Pulau Padar hingga Pulau Rinca. Area tersebut menjadi fokus baru berdasarkan hasil analisis pergerakan arus laut dan temuan-temuan sebelumnya.


Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, memimpin langsung jalannya Operasi SAR yang berlangsung di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.



Ketiga WNA tersebut dilaporkan menjadi korban sejak insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025.


Baca Juga: Dari PUPR hingga Pertanian: Menguak Kinerja OPD Terbesar Pemkab Flores Timur

Pada pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing operasi. Dalam arahannya, Deputi menekankan agar seluruh unsur SAR memaksimalkan penyisiran di sejumlah titik prioritas, meliputi Perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Padar seperti Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.


Selain penyisiran permukaan laut, operasi hari ini juga tetap melaksanakan penyelaman serta penurunan kembali peralatan sonar milik Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda NTT guna memperkuat upaya pencarian di bawah permukaan.


“Pelaksanaan Operasi SAR hari ini merupakan hasil dari rencana operasi yang telah disusun secara matang oleh Basarnas bersama Tim SAR Gabungan di Posko KSOP Labuan Bajo.


Baca Juga: Realisasi PAD Flores Timur 2025 Capai Rp 68,55 Miliar, Naik 22,86 Persen


Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini, lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, serta lokasi ditemukannya korban pertama, termasuk peta prediksi SAR dari Basarnas pusat,” ujar Edy Prakoso.

Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk tetap menjaga semangat dan optimisme dalam operasi pencarian ini.

“Mari kita semua berdoa agar pada hari ini dapat ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.



Baca Juga: BUMN Hadir di Tengah Musibah, PELNI Larantuka Salurkan Bantuan Atap Seng untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Pada Operasi SAR hari ke-7 ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan sebanyak 102 personel dari berbagai unsur.

Selain itu, sejumlah alutsista laut turut dikerahkan, terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, sea rider, serta kapal cepat dari Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya guna mendukung penyisiran dan pencarian korban.

Tags

Terkini