news

Peristiwa Langka di Rote Ndao: 10 Paus Pilot Terdampar, Penyelamatan Berlangsung Tiga Jam

Selasa, 10 Maret 2026 | 14:44 WIB
Sejumlah warga dan aparat kepolisian menggiring kawanan paus pilot yang terdampar di perairan dangkal Desa Fuanfuni, Rote Ndao, menuju laut lepas. (Foto TBN Polda NTT)

 

 

REPORTASENTT.COM, ROTE NDAO — Kawanan paus pilot terdampar di perairan dangkal Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/3/2026).

Aparat kepolisian bersama nelayan setempat melakukan penyelamatan terhadap mamalia laut tersebut.

Sekitar 10 paus pilot terlihat berada di area dangkal yang berdekatan dengan jaring nelayan pada siang hari. Informasi mengenai kejadian tersebut diteruskan warga kepada piket Polsek Rote Barat Daya.

 

Baca Juga: Polda NTT Tertibkan Senjata Api Organik, Ditemukan Puluhan Senpi Rusak dan Tanpa Kotak Penyimpanan



Personel kepolisian kemudian menuju lokasi untuk membantu proses penyelamatan.

Aparat dan nelayan menggunakan perahu serta peralatan sederhana untuk menggiring paus ke perairan yang lebih dalam agar tidak terjebak ketika air laut surut.

Proses evakuasi berlangsung dengan cara mengarahkan kawanan paus secara perlahan menuju laut lepas.

Baca Juga: Kapolsek Lembor Edukasi Pelajar SMKN 1 Welak soal Bahaya Bullying dan Keselamatan Berkendara

 

Beberapa nelayan turun langsung ke air untuk membantu mengarahkan pergerakan satwa tersebut agar tetap berada dalam kelompoknya.

Kapolsek Rote Barat Daya Ipda Subur Gunawan mengatakan, personel yang dipimpin Aiptu Edwin C. Seran segera bergerak setelah menerima laporan masyarakat.

“Personel Polsek Rote Barat Daya bersama para nelayan menggunakan perahu dan peralatan yang ada untuk menggiring paus pilot menuju perairan lebih dalam,” kata Subur, Selasa (10/3/2026).

 

Baca Juga: Peringatan BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang hingga Gelombang 4 Meter Berpotensi Terjadi di NTT

Menurut dia, proses penyelamatan membutuhkan waktu cukup lama karena kawanan paus beberapa kali kembali mendekati perairan dangkal.

“Hampir tiga jam kami mengarahkan paus-paus tersebut hingga mencapai titik aman di laut yang lebih dalam,” katanya.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono mengapresiasi keterlibatan masyarakat pesisir yang membantu proses penyelamatan mamalia laut tersebut.

 

Halaman:

Tags

Terkini