news

Antisipasi Konflik Jelang Nyepi–Idul Fitri, Pangdam IX/Udayana Siagakan Personel TNI di Bali

Senin, 16 Maret 2026 | 19:17 WIB
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menghadiri rapat koordinasi mitigasi konflik sosial menjelang Nyepi dan Idul Fitri di Kantor Gubernur Bali, Senin (16/3/2026). (Foto Kodam IX/Udayana)

REPORTASENTT.COM, DENPASAR-  Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menghadiri rapat koordinasi penanganan konflik sosial menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Gubernur Bali, Senin (16/3/2026).

Rapat bertema “Mitigasi Potensi Konflik Sosial Menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H dalam rangka Mewujudkan Kerukunan Sosial” itu dipimpin Gubernur Bali I Wayan Koster.

Sekitar 150 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, berasal dari unsur pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

Baca Juga: Lonjakan Penumpang Kapal PELNI Jelang Mudik Lebaran, Kebijakan WFA Ikut Dorong Mobilitas



Pertemuan tersebut membahas langkah antisipasi terhadap potensi dinamika sosial yang mungkin muncul karena dua hari besar keagamaan berlangsung dalam waktu berdekatan.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat guna menjaga stabilitas wilayah.

“Kita perlu terus menjaga toleransi dan saling menghormati dalam pelaksanaan ibadah masing-masing agar suasana tetap kondusif,” kata Koster dalam rapat tersebut.

 

Baca Juga: Dugaan Pemerasan Rp375 Juta di Balik Kasus Poppers, Perwira Polda NTT Dinonaktifkan



Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan kesiapan jajaran Kodam IX/Udayana dalam mendukung upaya pemerintah daerah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali.

“Seluruh satuan di wilayah Kodam IX/Udayana telah diarahkan meningkatkan kewaspadaan serta mengoptimalkan peran Babinsa untuk deteksi dini potensi konflik sosial,” kata Piek.

Pada kesempatan yang sama, Widi Rahman menilai rapat koordinasi tersebut menjadi ruang penting memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

 

Baca Juga: Skandal Poppers di Polda NTT: Perwira Menengah Diduga Peras Tersangka Rp375 Juta

Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat diharapkan membuat perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Bali berlangsung aman, tertib, dan saling menghormati.

Tags

Terkini