Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami memastikan seluruh proses penerimaan berjalan bersih tanpa praktek percaloan maupun pungutan liar. Setiap tahapan diawasi ketat oleh fungsi internal dan eksternal,” kata Henry dalam wawancara.
Baca Juga: Turun dari Kapal Tabilota, Dua Pemuda di Larantuka Diamankan Polisi karena Ganja
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan kelulusan melalui imbalan tertentu.
Partisipasi publik dinilai krusial dalam menjaga integritas rekrutmen.
“Segera laporkan jika menemukan indikasi pelanggaran melalui saluran resmi. Pengawasan bersama menjadi kunci menjaga kualitas seleksi,” lanjutnya.
Baca Juga: Wapres Hadiri Festival Paskah di Kupang, Dorong Toleransi dan Ekonomi Daerah
Rapat virtual ini menjadi tahap awal konsolidasi kesiapan Polda NTT dalam menyukseskan rekrutmen Akpol 2026 yang kredibel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.