Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami memastikan seluruh proses penerimaan berjalan bersih tanpa praktek percaloan maupun pungutan liar. Setiap tahapan diawasi ketat oleh fungsi internal dan eksternal,” kata Henry dalam wawancara.
Baca Juga: Turun dari Kapal Tabilota, Dua Pemuda di Larantuka Diamankan Polisi karena Ganja
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan kelulusan melalui imbalan tertentu.
Partisipasi publik dinilai krusial dalam menjaga integritas rekrutmen.
“Segera laporkan jika menemukan indikasi pelanggaran melalui saluran resmi. Pengawasan bersama menjadi kunci menjaga kualitas seleksi,” lanjutnya.
Baca Juga: Wapres Hadiri Festival Paskah di Kupang, Dorong Toleransi dan Ekonomi Daerah
Rapat virtual ini menjadi tahap awal konsolidasi kesiapan Polda NTT dalam menyukseskan rekrutmen Akpol 2026 yang kredibel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Artikel Terkait
Motor Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Semarang Viral, Dugaan Penolakan APAR Disorot, Berujung Damai
Mobil Diduga Rem Blong Terperosok ke Jurang di Sumbermanjing Wetan Malang, Satu Keluarga Selamat Tanpa Korban Jiwa, Warga Lakukan Evakuasi Cepat
Fenomena Benda Bercahaya di Langit Lampung Viral, BRIN Duga Pecahan Sampah Antariksa Bekas Roket China
Di Balik Kunjungan Wapres ke NTT, Gubernur Soroti Harapan bagi PPPK dan Honorer
Pemakaman Militer Tiga Prajurit Gugur Misi UNIFIL Dipimpin Agus Subiyanto di Bandung, Negara Beri Penghormatan dan Hak Anumerta Penuh bagi Pahlawan TN