news

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Flores Timur Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 | 12:46 WIB
Pegawai DLH Flores Timur melakukan kerja bakti membersihkan taman publik di Kota Larantuka dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. (Foto/ ist)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar kerja bakti serentak di sejumlah taman publik di Kota Larantuka, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus upaya memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Seluruh pegawai DLH Flores Timur terlibat dalam aksi bersih-bersih lingkungan yang dipusatkan di sejumlah ruang terbuka hijau dan taman kota.

 

Baca Juga: Libur Sekolah 2026, PELNI Berlakukan Diskon Tiket Kapal Ekonomi hingga 30 Persen



Kegiatan diawali dengan apel kekuatan di Taman Lokea yang dipimpin Sekretaris DLH Flores Timur, Hendrikus Kristian Edi Jaya Lamanepa. Setelah apel, peserta bergerak menuju lokasi yang telah dibagi sesuai bidang masing-masing.

Bidang Penaatan dan Laboratorium melakukan kerja bakti di Taman Patung Herman Fernandez, Bidang Tata Lingkungan di Taman Lokea, Sekretariat di Taman Pohon Sirih, Bidang Pengendalian di Taman Lohayong, serta Bidang PSLB3 di Taman Balela dan Taman Larantuka.

Para peserta membersihkan sampah, memangkas rumput, serta merapikan taman menggunakan sapu lidi, serokan, karung, dan penggaruk.

 

Baca Juga: Konflik Warga dan Brimob di Alor Berakhir Damai, Tokoh Adat Serukan Persaudaraan

 

Petugas penyapu jalan juga disebarkan ke seluruh titik kegiatan guna mendukung pelaksanaan kerja bakti.

Kepala DLH Flores Timur, Servulus Satel Demoor, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Perubahan iklim menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah, menanam pohon, dan melestarikan sumber daya alam perlu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Servulus.

 

Baca Juga: Kuasa Hukum Terlapor Pertanyakan Sejumlah Fakta dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Watowara



Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa dan kelurahan, lembaga pendidikan, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas hingga generasi muda untuk terlibat dalam berbagai aksi pelestarian lingkungan.

“Setiap pohon yang ditanam, setiap sampah yang dibersihkan, dan setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberi manfaat besar bagi generasi mendatang. Lingkungan yang sehat hanya bisa terwujud jika semua pihak bergerak bersama,” katanya.

Selain mendorong pengurangan sampah dan penghijauan, DLH Flores Timur juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai, pantai, dan sumber air, mengurangi pencemaran lingkungan, serta melestarikan keanekaragaman hayati demi keberlanjutan kehidupan di masa depan.

 

Baca Juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat

Semangat lokal “Mari Torang Sesama Bua Bae Nagi Flores Timur” turut dikedepankan dalam kegiatan tersebut sebagai ajakan memperkuat kolaborasi masyarakat membangun Flores Timur yang hijau, bersih, sehat, aman, dan indah.

Kerja bakti ditutup dengan makan bersama di Taman Pohon Sirih sebagai simbol kebersamaan sekaligus penguatan semangat gotong royong di lingkungan DLH Flores Timur.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Flores Timur berharap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat sehingga tercipta Flores Timur yang ASRI dan berkelanjutan. ***

Tags

Terkini