REPORTASENTT.COM, BORONG- Kepala Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang membawahi wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Akri Armayadi P., meninjau kondisi Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Wae Reca di Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah bangunan KCP BRI Wae Reca mengalami kerusakan berat hingga ambruk akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).
Akri mengatakan penanganan awal difokuskan pada pegawai BRI dan nasabah yang terdampak gempa. Bantuan untuk kebutuhan tersebut berasal dari kantor pusat dan kantor wilayah BRI.
Baca Juga: SAR Hari Kedua Gempa Flores Diperluas, Pencarian Sasar Tiga Kabupaten
“Prioritas kami saat ini adalah memberikan bantuan kepada pegawai BRI dan nasabah yang terdampak. Bantuan ini merupakan dukungan dari kantor pusat dan kantor wilayah,” kata Akri kepada Reportasentt.com, Sabtu (15/8/2026).
Tahap berikutnya diarahkan pada evakuasi dan pengamanan aset kantor serta berbagai dokumen yang berada di dalam bangunan. Dokumen yang diamankan mencakup arsip internal BRI dan berkas milik nasabah maupun pihak ketiga.
Pantauan di lokasi menunjukkan pimpinan Kantor Cabang BRI bersama jajaran KCP BRI Unit Wae Reca mengevakuasi sejumlah aset kantor. Peralatan yang dipindahkan antara lain printer, laptop, lemari berkas, dan satu unit mesin ATM.
Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang NTT, Data Terbaru BNPB Ungkap Puluhan Korban Meninggal dan Ribuan Pengungsi
Area bangunan yang terdampak juga telah dipasangi garis polisi untuk membatasi akses dan menjaga keamanan aset yang masih berada di dalam kantor.
“Setelah memberikan bantuan, kami akan fokus pada pengamanan aset, terutama berkas-berkas internal maupun berkas pihak ketiga, dalam hal ini nasabah, agar dapat diamankan secepatnya,” kata Akri.
Untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, aktivitas operasional KCP BRI Wae Reca sementara dialihkan ke BRI Unit Borong.