REPORTASENTT.COM- Sebanyak 27 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) asal Indonesia Timur berencana menggelar aksi demonstrasi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada hari Jumat, 12 Juli 2024 mendatang.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap hasil seleksi calon taruna (catar) Akademi Kepolisian (Akpol) yang dilaksanakan oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Koordinator aksi, Marlin Bato saat dihubungi Reportasentt.com, Selasa (9/72024) mengatakan, bahwa proses seleksi tersebut tidak transparan dan sarat dengan praktik kecurangan dan KKN.
Mereka menuntut agar hasil seleksi tersebut dibatalkan dan dilakukan investigasi independen untuk mengungkap adanya penyimpangan dalam proses tersebut.
"Kami meminta Pak Kapolri agar mencopot Kapolda NTT, dan meminta agar hasil tes casis Akpol Polda NTT dianulir," kata Marlin.
Selain tuntutan mereka terhadap pencopotan Kaplda NTT, juga mereka meminta agar kuota Taruna Akpol untuk Polda NTT ditambah.
"Tuntutan- tuntutan kita ini akan kita sampaikan langung ke Mabes Polri. Biarkan ini menjadi domainnya Mabes. Kita juga sudah mengirimkan surat audiensi ke Pak Kapolri, dan surat pemberitahuan juga sudah masuk," tutupnya.