news

Radio Maria Papua Nugini sambut Paus sebagai 'Rasul perdamaian'

Jumat, 6 September 2024 | 10:24 WIB
Paus Fransiskus saat kunjungan apostoliknya ke Indonesia. (Foto/ KWI)

"Beliau datang sebagai seorang rasul perdamaian," kata Romo Amith, yang merasa bahwa sebentar lagi "perdamaian akan terwujud di Papua Nugini" berkat kesempatan yang penuh takdir ini.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Umat Katolik Indonesia Bersukacita Misa Suci Bersama Paus Fransiskus, Keberagaman Adalah Kekayaan Bangsa

Menginspirasi dan menginformasikan
Radio Maria Papua Nugini menyiarkan terutama dalam bahasa Inggris dengan program yang difokuskan pada iman Kristen, program renungan, spiritualitas Maria, serta pembentukan dan pendidikan.

Banyak program didedikasikan untuk informasi yang berfokus pada bidang-bidang seperti perawatan kesehatan, masalah sosial, sehingga orang memiliki akses ke pengetahuan bermanfaat tentang cara meningkatkan kondisi kehidupan dan membangun masyarakat.

Romo Amith dan timnya mengundang para pakar di setiap bidang—dosen universitas dan dokter medis—yang berbagi pengetahuan mereka.

 Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Pasanngan Sejoli Akhirnya Terungkap, Polisi Beberkan Fakta Kejadian!

Siaran tersebut melibatkan umat Katolik dan non-Katolik dan ditujukan untuk khalayak universal dengan tujuan membangun komunitas dan memajukan pendidikan, dan dengan demikian, seperti yang dikatakan oleh Romo Amith, "membantu umat Tuhan."

Halaman:

Tags

Terkini