REPORTASENTT.COM- RS Bhayangkara Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menyatakan sudah tujuh keluarga memberikan data antemortem untuk dicocokan kepada jasad tujuh remaja.
Ketujuh jasad itu ditemukan mengapung di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi.
"Dari 7 jenazah ini sudah ada 7 keluarga yang melaporkan kehilangan keluarga," jelas Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Pusdokkes Polri, Brigjen. Pol. Prima Heru Yulijartono di RS Polri Kramat Jati, Selasa (24/9/24).
Baca Juga: Pj Bupati Flotim Berkomitmen Atasi 13 Ribu KTP Elektronik yang Belum Dimiliki Warga
Menurut Karumkit, data antemortem untuk 5 jenazah yang belum teridentifikasi memang masih perlu dilengkapi oleh pihak keluarga.
"Masih ada beberapa data yang kurang dan perlu pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Ia menjelaskan, dari kondisi kelima jenazah itu, identifikasi yang akan dilakukan menggunakan pencocokan tulang.
Baca Juga: Ketua KPU Flotim Imbau Partai Politik Berikan Pendidikan Politik yang Berkualitas dalam Kampanye
Sebab, dari sidik jari, DNA, maupun struktur gigi sudah tidak memungkinkan.