REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pengaruh Agustinus Payong Boli, Wakil Bupati Flores Timur periode 2017- 2022 tetap terasa di tengah masyarakat Kabupaten Flores Timur (Flotim), meski dirinya tidak mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Flores Timur 2024.
Di sisi lain, Agustinus Payong Boli (Bung AB) saat ini tengah menghadapi tuduhan kasus korupsi terkait Sistem Informasi Desa (SID) yang dilayangkan oleh pihak kejaksaan.
Namun, sebagian besar masyarakat Flotim meyakini bahwa Agus Boli diseret dalam kasus ini karena adanya kepentingan politik terkait Pilkada 2024.
Baca Juga: Pemerintah Sebut 13 Ribu KTP Elektronik Milik Masyarakat Flotim Sedang Dilakukan Perekaman
Spekulasi ini mencuat setelah sebuah akun media sosial bernama 'Ngeteh Assu', yang diduga merupakan bagian dari tim sukses salah satu calon, memposting foto Agus Boli mengenakan rompi tahanan dengan keterangan yang menyindir.
Unggahan ini segera memicu reaksi dari para pendukung dan loyalis Agus Boli, yang ramai-ramai membela mantan wakil bupati tersebut.
Mereka beramai-ramai membuat status dan komentar yang membela Agus Boli, menyatakan keyakinan bahwa ia adalah korban permainan politik.
Baca Juga: Rapat Koordinasi: Bawaslu Flotim Ajak Seluruh Stakeholder Bersama Awasi Pemilihan Kepala Daerah
Salah satu akun bernama Aka Gami' menulis, "Kami percaya Agus Boli bukan koruptor karena kami tahu persis ia hidup jujur dan sederhana."
Sementara akun lainnya, Agustinus Hurit dan Raya Goran, menyatakan bahwa Bung AB adalah korban intrik politik Pilkada Flotim 2024, dengan tegas menyebut bahwa mereka tetap setia menunggu arahan politik Agus Boli dalam pemilihan kali ini.
Di luar spekulasi tersebut, Ketua Tim Relawan Agus Boli, Donatus Kopong Leyn, memberikan pernyataan resmi.
Baca Juga: Solusi Ampuh Atasi Webcam Js Error Error Saat Daftar PPPK 2024 di SSCASN, Simak Caranya!
Menurutnya, tim relawan Agus Boli terdiri dari ribuan orang yang telah terbentuk sejak 7 tahun lalu, yang berasal dari berbagai kalangan seperti petani, nelayan, buruh, sanggar seni, hingga kelompok pemuda.
Don Leyn menegaskan bahwa meskipun Agus Boli tidak mencalonkan diri, mereka tetap solid dan siap mendengar komando Agus Boli terkait dukungan politik pada saat yang tepat demi masa depan Flores Timur yang lebih baik.