REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Saat Gunung Lewotobi Laki- laki kembali mengeluarkan material berbahaya, sejumlah warga dilaporkan masih terjebak di dalam rumah mereka, termasuk keluarga yang membutuhkan bantuan segera karena kondisi kesehatan yang terbatas.
Salah satu keluarga di kawasan Goloriang, yang salah satu anggotanya mengalami stroke, tidak bisa keluar dari rumah dan membutuhkan pertolongan segera.
Keluarga ini berada di lorong depan pabrik kopi lama, menuju lorong satu, belok kiri ke bawah, di sebuah rumah papan.
Kondisi jalan yang sulit dilalui akibat material vulkanik semakin memperumit mereka evakuasi.
Warga sekitar yang masih berada di lokasi berharap ada relawan atau tim penyelamat yang bisa datang membantu.
“Mohon bantuan dari siapa pun yang bisa menolong. Kondisi di luar sangat berbahaya, tetapi keluarga kami yang sakit tidak bisa bergerak sendiri. Kami berharap ada yang bisa segera mengevakuasi mereka,” ujar salah satu anggota keluarga dengan penuh harap, dalam potongan percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang dibagikan ke grup facebook oleh Pace Baron.
Baca Juga: Menuju Sekolah Ramah Anak, PGRI Flotim Gelar Lokakarya Budaya Posifif
Akibat kejadian, banyak rumah- rumah hancur, jalan- jalan rusak parah dan berlubang.
Bagi kendaraan roda dua atau roda empat dari dan hendak ke Larantuka, sebaiknya mengikuti jalur alternatif pantura Bokang - Lato.
Sebab material batu, lumpur dan pohon tumbang akibat dari letusan gunung Lewotobi menutup akses jalan trans area Dulipali.