Ia berharap kehadirannya dapat memberikan sedikit kelegaan di tengah masa sulit ini.
"Kami doakan semoga bencana ini cepat berlalu, dan Flores Timur bisa kembali pulih seperti sedia kala," tutupnya.
Kehadiran Maria Kogoya menjadi bukti bahwa meski jarak memisahkan, cinta kepada kampung halaman tak pernah pudar.
Di tengah duka yang melanda, semangat solidaritas dari anak-anak Flores Timur seperti Maria I Goran Kogoya membawa harapan baru bagi mereka yang terdampak.
"Saya melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak erupsi gunung Lewotobi, saya melihat sendiri kondisi rumah- rumah mereka yang porak- poranda," ungkapnya.