Ia berharap kehadirannya dapat memberikan sedikit kelegaan di tengah masa sulit ini.
"Kami doakan semoga bencana ini cepat berlalu, dan Flores Timur bisa kembali pulih seperti sedia kala," tutupnya.
Kehadiran Maria Kogoya menjadi bukti bahwa meski jarak memisahkan, cinta kepada kampung halaman tak pernah pudar.
Di tengah duka yang melanda, semangat solidaritas dari anak-anak Flores Timur seperti Maria I Goran Kogoya membawa harapan baru bagi mereka yang terdampak.
"Saya melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak erupsi gunung Lewotobi, saya melihat sendiri kondisi rumah- rumah mereka yang porak- poranda," ungkapnya.
Artikel Terkait
Ada Enam Desa Direkomendasikan untuk Relokasi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki
Debat Publik Calon Bupati Flotim ke 2: Ketua KPU : Sarana Adu Gagasan Menuju Pilkada 2024
Debat Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Flotim: ADDIBU Fokus pada Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru
Stef Ola Soroti Potensi Arus Laut sebagai Solusi Energi Ramah Lingkungan
Tanah Longsor di Kabupaten Purworejo: Tiga Korban Jiwa pada Selasa Sore