news

Beberapa Wilayah Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir? Jika Gagal, Dampaknya Bisa Mengejutkan!

Jumat, 31 Januari 2025 | 14:52 WIB
Banjir rob melanda Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/1). (Foto BNPB)

LAPAN menjelaskan bahwa saat itu, proses percepatan induksi awan menghasilkan awan skala meso yang meliputi wilayah Jawa bagian barat.

Baca Juga: Pelabuhan Tenau Bersih dari Pungli? Kapolresta Kupang Kota Beri Peringatan Keras!

Operasi TMC yang dilakukan di Lampung dan Selat Sunda pada sore hari sebelumnya ternyata tidak efektif dalam mencegah hujan yang disebabkan oleh cold pool.

Bahkan, intervensi ini bisa berbahaya.

"Tidak bisa dan bahkan berbahaya," demikian pernyataan resmi LAPAN pada Maret 2021.

Baca Juga: Gara- gara Kawat Duri, Dua Warga Noemuti- Timor Tengah Utara Bersitegang hingga ke Polisi!

Tiga Alasan Operasi TMC Berbahaya

LAPAN membeberkan tiga alasan utama mengapa operasi TMC dapat berdampak negatif saat terjadi cold pool:

• Proses atmosfer yang acak dan menganut hukum chaos.

• Gangguan kecil di atmosfer pada satu lokasi bisa berdampak besar di lokasi lain karena atmosfer saling terhubung dalam skala regional hingga global.

• Percepatan hujan dari awan konvektif dapat memicu cold pool.

Baca Juga: Terungkap! Polisi Bongkar Kisah Kelam Pedagang Ikan di Labuan Bajo yang Terjerumus Narkotika

Gerakan acak cold pool ke segala arah bisa memperluas aktivitas konvektif, menghasilkan hujan dalam skala lebih besar.

Risiko pembentukan rainband dan garis badai (squall line)

Jika TMC dilakukan saat angin mengalami penguatan atau konvergensi, hal ini dapat mempercepat terbentuknya pita hujan (rainband) atau bahkan memicu garis badai (squall line), yang dampaknya bisa menjangkau ratusan kilometer dari lokasi operasi TMC.

Halaman:

Tags

Terkini