Beberapa Wilayah Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir? Jika Gagal, Dampaknya Bisa Mengejutkan!

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Jumat, 31 Januari 2025 | 14:52 WIB
Banjir rob melanda Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/1). (Foto BNPB)
Banjir rob melanda Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/1). (Foto BNPB)

 

 

REPORTASENTT.COM- BMKG Peringatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem di Provinsi Jawa Tengah pada akhir Januari hingga Februari 2025.

Dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi yang dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025.

Baca Juga: IKTL dan Uniflor Teken MoU dan PKS, Perkuat Kolaborasi Akademik


Di sisi lain, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memberikan catatan penting mengenai efektivitas Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dalam mengurangi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir.

LAPAN menegaskan bahwa operasi TMC tidak selalu efektif dan bahkan dapat berisiko memperburuk kondisi cuaca secara keseluruhan.

Analisis LAPAN: Risiko Operasi TMC Saat Cold Pool

Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan Pusat Sains dan Teknologi Antariksa-LAPAN (Treak PSTA-LAPAN) melakukan analisis menggunakan Sadewa, sebuah sistem peringatan dini atmosfer ekstrem berbasis satelit dan model atmosfer yang dikembangkan LAPAN.

Hasil analisis menunjukkan bahwa operasi TMC bisa menjadi tidak efektif dalam mencegah hujan jika terjadi fenomena cold pool.

Menurut LAPAN, cold pool adalah kantong udara dingin yang terbentuk ketika hujan menguap selama curah hujan yang intens.

Baca Juga: Misteri Kebakaran Air Busan Korea Selatan: Benarkah Powerbank Jadi Pemicu? Ini Aturan Membawa Baterai di Pesawat!

Fenomena ini dapat mempercepat pembentukan awan baru dan meningkatkan skala hujan yang lebih luas.

Pada 20 Februari 2021, hujan lebat yang menyebabkan banjir besar di Jakarta dan Bekasi disebut terjadi akibat mekanisme cold pool.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X