Seruan Boikot dan Flores Cup Menggema
Di media sosial, kekecewaan warganet memuncak.
Akun Facebook @Fransiskus Bruno menyerukan aksi solidaritas berupa boikot dari seluruh klub asal Pulau Flores.
Baca Juga: Tersangka Baru Muncul di Proyek Gedung DPRD Alor, Siapa IDP?
“Tim-tim dari Flores boikot saja sebagai bentuk solidaritas. Kalau alasan politik jadi rujukan, sepak bola NTT tidak akan pernah maju,” tulisnya.
Akun lain, @Mahangproject, bahkan mengusulkan agar digelar turnamen tandingan bertajuk Flores Cup yang diselenggarakan bersamaan dengan ETMC.
“Dibuat turnamen tandingan bersamaan ETMC, Flores Cup,” tulisnya singkat.
Baca Juga: Puluhan Anak di Desa Kolaka Ikut Kelas Literasi Keuangan, Belajar Kelola Uang Sejak Dini
Nada senada juga disuarakan akun @Alberto Bere: “Kompak, untuk daratan Flores tidak usah ikut semua El Tari Cup apabila batal di Ende.”
Kekecewaan ini mencerminkan betapa kuatnya semangat masyarakat Flores terhadap sepak bola daerah.
Penarikan tuan rumah dari Ende dinilai mencederai semangat sportivitas dan kepercayaan publik terhadap proses pengambilan keputusan dalam tubuh Asprov PSSI NTT.
Artikel Terkait
Kakek di Kupang Diadili karena Parang dan Anak Panah, Ini Kronologinya
Terungkap! Motor Curian Dijual ke Timor Leste, Pelaku Utama Kabur ke Pulau Flores
Keracunan Massal 215 Siswa di NTT, Ombudsman Desak BPOM dan Dinas Kesehatan Kupang Selidiki Sumber Kasus
Penggelapan 1,1 Miliar! Pelaku Ditangkap Saat Makan Lalapan di Depan Hotel
Gerebek Kantor Ekspedisi, Satresnarkoba Tangkap Sepasang Pengedar Tramadol 955 Butir